Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad

HMINEWS.COM- Kebijakan pemerintah Iran yang bersikukuh dengan program nuklirnya, makin menunjukkan kalau bangsa ini tidak bisa ditekan oleh negara-negara manapun. Pasalnya,  Media massa Barat, terutama Amerika Serikat, akhirnya mengakui bahwa kebijakan sanksi anti-Iran yang diambil para politisi negara-negara Barat selama 31 tahun terakhir hanya sia-sia belaka.

Kantor berita IRNA melaporkan, Media massa negara-negara Barat menilai sanksi anti-Iran tidak efektif, bahkan justru membuat Tehran semakin maju. Permusuhan negara-negara Barat, terutama AS terhadap Iran muncul sejak kemenangan Revolusi Islam yang terus berlanjut selama 31 tahun hingga hari ini.

Tekanan sanksi selama 31 tahun, perang yang dipaksakan rezim Saddam Irak terhadap Iran, kegagalan operasi militer AS di Tabbas, intervensi militer dengan menembak jatuh sebuah pesawat penumpang Iran, serangan terhadap kapal angkatan laut Iran merupakan deretan contoh nyata permusuhan Barat terhadap Iran.

Kini, 31 tahun telah berlalu sejak kemenangan Revolusi Islam Iran. Saddam telah mati, Uni Soviet runtuh, AS terjebak di Irak dan Afghanistan, demikian juga Eropa dengan NATO-nya. Negara-negara Barat yang menentang Iran saat ini tengah menyelamatkan diri dari pusaran krisis sosial-ekonomi yang melanda negaranya masing-masing.

Republik Islam Iran sekarang dalam situasi yang berbeda. Media Barat sendiri akhirnya mengakui bahwa sanksi anti-Iran gagal memaksakan ambisi Gedung Putih menekan Tehran.[]irib/dni