Karena Berjilbab, Pegawai Bioskop Blitzmegaplex Dimutasi. Apa Penonton yang Berjilbab Dilarang Juga?

HMINEWS.COM- Karena memakai jilbab, salah seorang pegawai bioskop PT Graha Layar Prima atau yang biasa disebut Blitzmegaplex dimutasi dari jabatanya. Atas pelanggaran HAM ini, Ayudia Satta melaporkan kasusnya ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta. Walah, jangan-jangan penontonya juga dilarang pakai jilbab lagi!

Dari laporan Ayu tersebut, LBH Jakarta melanjutkan laporan kasus dugaan pelanggaran HAM ini ke Komnas HAM.

“Ada dugaan pelanggaran HAM dalam kasus ini. Kami dijadwalkan melakukan audiensi dengan komisioner Komnas HAM,” ujar pengacara publik LBH, Kristian Feran kepada detikcom, Senin (8/11/2010).

Menurut Kristian, Ayu merupakan supervisor operasional di Blitzmegaplex Teras Kota, BSD City. Saat Ayu memutuskan menggunakan jilbab, perusahan melakukan mutasi pada Ayu.

Alasan perusahaan, sudah ada ketentuan perusahaan yang menyatakan karyawan yang bekerja di bagian operasional tidak diperbolehkan untuk melakukan penambahan pada seragamnya, termasuk menggunakan jilbab saat bekerja.

“Ini bertentangan dengan prinsip HAM. Hak atas kebebasan beragama dan berkeyakinan merupakan salah satu hak asasi yang tidak boleh dikurangi dalam keadaan apapun,” ktitik Kristian.

Rencananya audiensi dengan Komnas HAM akan digelar pukul 14.00 WIB. []dtk/dni