HMINEWS.COM

 Breaking News

Jhony, Anggota DPR Fraksi Demokrat Koruptor

October 12
00:22 2010

Jhonny Allen Marbun, Anggota DPR Fraksi Demokrat

HMINEWS.COM- Untuk kesekian kalinya politisi Demokrat diduga terlibat kasus Korupsi. KPK diminta untuk segera  menangkap Jhony Allen Marbun yang merupakan anggota DPR dari Fraksi Demokrat. Jhony diduga telah melakukan tindak pidana korupsi atas pembangunan proyek dermaga dan bandara di Indonesia Timur senilai Rp.100 Milyar pada tahun anggaran 2009. Dimana dalam kasus ini juga telah menyeret nama Abdul Hadi  Djamil, Anggota Komisi Perhubungan sebagai tersangka.

Demikian hal tersebut dikatakan Koordinator Gerakan Gantung Koruptor (GAGAK), Oki Montana Morales dalam aksinya  didepan Gedung DPR Senin, (11/10/2010).

Oki juga menjelaskan bahwa dalam fakta persidangan yang menghadirkan ajudan Jhony, yaitu Resko yang diduga telah menerima sejumlah uang dari ajudan Abdul Hadi Djamal, Hanan terkait proyek stimulus tersebut. Selain itu, kata Oki, Jhony ditenggarai menjadi inisiator pertemuan informal di Hotel Four Season untuk menaikkan anggaran dana stimulus guna memperlicin proyek dermaga dan bandara di Indonesia Timur.

Dalam dokumen kesimpulan rapat kerja panggar DPR dengan menteri keuangan pada tanggal 23-24 februari 2009 sangat jelas dinyatakan adanya persetujuan alokasi dan besaran stimulus fiskal 2009 senila Rp. 73,3 triliun oleh Panggar DPR, dimana dari total dana tersebut, Rp.17,0 triliundialokasikan untuk belanja negara dimana Rp.12,2 Triliunnya merupakan belanja infrastruktur. Selanjutnya dokumen itu menyatakan kesimpulan rapat kerja Panggar DPR dengan menteri Keuangan merupakan bentuk persetujuan DPR yang bersifat final dan tidak memerlukan pembahasan lebih lanjut, kata Oki.

Penegasan atas keterlibatan penuh Panggar DPR pengalokasian dana stimulus terdapat pada poin yang menyebutkan bahwa rincian alokasi belanja menurut unit organisasi, fungsi, program, kegiatan, dan jenis belanja ditetapkan bersama oleh panggar dengan Menkeu, dimana hal ini dilakukan lima hari setelah rapat kerja tanggal 23-24 Februari 2009, tambah Oki.

Oleh karena itu, apabila mengacu pada waktu penangkpana AHD oleh KPK pada 3 Maret 2009, semakin jelas kaitan antara proses pembahasan dana stimulus di Panggar DPR dengan lobi para calon kontraktor yang mungkin sangat intens.

Bisa jadi kata Oki, bahwa lobi yang berujung suap dalam belanja dana stimulus senilai Rp.12,2 Triliun tersebut terjadi juga pada proyek-proyek lainnya yang ada diberbagai komisi dan departemen teknis atau pemerintahan daerah, dan perlu dingat uang sebesar itu harus dihabiskan hanya dalam waktu kurang lebih sembilan bulan, yaitu antara Maret-Desember 2009, ujar Oki.

Berdasarkan pada data tersebut, kami,  kata Oki menuntut kepda Presiden SBY yang juga ketua Dewan Pembina Partai Demokrat untuk segera memecat  Jhony, serta mendesak kepada KPK untuk menangkap dan mengadili Jhony berdasarkan fakta yang ada, Kata Oki.[]dni

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

1 Comment

  1. 'nBASIS
    'nBASIS October 12, 05:05

    yang gini2 banyak, lagi musim berlindung di balik ……………………

    Reply to this comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.