Selamat Jalan Mbah Maridjan

HMINEWS.COM- Rakyat Yogyakarta cukup terpukul atas wafat Mbah Maridjan. Kepergian Mbah Maridjan menyisakan kesedihan yang terdalam bagi mereka yang mengenal maupun yang tidak mengenal. Sebelum dimakamkan Mbah Maridjan disholatkan terlebih dahulu di komplek Universitas Islam Indonesia UII Yogyakarat.

Ribuan orang berkumpul untuk melepas kepergian juru kuncen tersebut. Dalam perjalanan dari RS Sardjito ke kampus UII di kaki Merapi, ambulan yang mengangkut Mbah Maridjan dikawal sekitar 1.000 motor.

Isak tangis dan doa menyertai kepergian keranda berisi jenazah abdi dalem keraton Yogyakarta yang sudah mengabdi lebih dari 20 tahun ini. Masyarakat setempat sebagaian sudah berkumpul di tebing menuju pemakaman dan sebagian lagi berjalan mengiringi jenazah Mbah Maridjan.

Suasan haru dan uraian air mata begitu terasa saat jenazah yang diiringi oleh ribuan pelayat secara perlahan-lahan melewati jalan setapak menuju liang lahat. Ratusan orang juga sudah tampak menunggu di lokasi pemakaman.

Mbah Maridjan wafat pada Selasa 26 Oktober 2010 petang, saat awan panas Merapi ‘wedhus  gembel’ menerjang Dusun Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan,  Yogyakarta.Selamat Jalan Mbah Maridjan!.[] viva/okz/dni