Ha ha, Soeharto Pahlawan Kesiangan untuk Golkar. Bukan Pahlawan Indonesia. Gitu Lho. Tahu?

HMINEWS.COM-Para aktivis LSM menilai Soeharto sebaiknya jadi pahlawan Golkar, seperti halnya usulan Golkar agar Soeharto itu diangkat jadi pahlawan.  ‘’Memang, bosnya Golkar itu di era Orde Baru adalah Soeharto, jadi dia itu pahlawan Golkar saja,’’ kata aktivis Bendera, LSM nasionalis..

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau KontraS mendesak pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono agar tidak memberi penghargaan resmi kepada individu yang diduga terlibat dalam suatu kejahatan HAM seperti kepada mantan Presiden Soeharto. Desakan tersebut disampaikan Kepala Biro Penelitian KontraS, Papang Hidayat, dalam jumpa pers “Audit HAM Satu Tahun Pemerintahan SBY-Boediono” di Jakarta, Senin (25/10/2010).

“Kami minta orang seperti Soeharto tidak layak dijadikan pahlawan,” ujar papang.

Dalam setahun pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu II atau enam tahun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintah, KontraS melihat masih adanya upaya pemerintah memberi jabatan penting kepada individu yang diduga bertanggung jawab dalam kasus pelanggaran HAM. Seperti memberi jabatan Wakil Menteri Pertahanan kepada Sjafrie Sjamsoeddin yang diduga terlibat kasus Tragedi Mei 1998 atau mengangkat Jendral Timur Pradopo sebagai Kepala Polri padahal dia disebut-sebut bertanggung jawab dalam kerusuhan Trisakti.

Contoh terkahir lainnya, usulan untuk menjadikan mantan presiden Soeharto sebagai pahlawan nasional.

“Seorang tiran yang jadi penanggung jawab rezim paling korup dan brutal, justru diusulkan jadi pahlawan nasional,” kata Papang.

Menurut Komnas HAM, kata Papang, Soeharto memiliki tanggung jawab besar terhadap peristiwa pembantaian massal mulai dari 1965, invasi ke Timor-Timur, Priok Berdarah 1984, dan tragedi Talangsari Lampung.

“Juga berbagai upaya presekusi terhadap lawan politiknya,” ujarnya.

Maka, jika Soeharto diangkat menjadi pahlawan, lanjut Papang, Indonesia akan mendapat cemooh di tingkat internasional. Di forum internasional, kata dia, Pinochet di Chili tidak pernah dianggap sebagai pahlawan meski dia mendorong pemangunan yang kapitalis, Marcos di Filipina, Idi Amin di Uganda, Pol Pot di Kamboja.

“Jadi, bukan cuma tidak mengangkat Sjafrie, tapi kita minta orang seperti Soeharto tidak menjadi pahlawan,” tegas Papang.