Jakarta, HMINEWS- Merasa tergugah oleh penderitaan saudara-saudaranya di Mentawai dan Merapi, para lulusan sebuah kampus di Amerika Serikat menggalang dana. Mereka tergabung dalam Persatuan Mahasiswa dan Alumni Ohio University Indonesia telah membuka rekening khusus untuk menampung dana dari anggotanya, baik yang di dalam negeri maupun yang berada di luar negeri.

“Untuk sementara kita masih menggunakan account atas nama personal salah satu anggota yang kita jadikan bendahara, tapi account itu memang khusus dibuat untuk rekening bencana”, demikian keterangan salah satu alumni Ohio University Farid Muttaqin yang kini bekerja di salah satu lembaga milik PBB.

Nomor rekening bantuan yang dimaksud Farid beralamat di Bank BNI UGM YOGYA no. 020 536 9952 a.n. Elis Zuliati Anis. Mbak Elis Zuliati Anis adalah staf di pasca sarjana UGM dan merupakan lulusan Ohio University tahun 2006. Beliau bisa dikontak di via HP no.  0819848594.

Tradisi penggalangan dana oleh alumni Ohio ini ternyata bukan yang pertama kali dilakukan. Pada saat terjadi tsunami di Aceh tahun 2004, alumni dan mahasiswa Indonesia Ohio University berhasil menyumbangkan dana lebih dari $7000 yang dikumpulkan dari para mahasiswa di Kampus Ohio University.

Demikian juga saat gempa Yogyakarta 2006, sekitar hampir $4000 berhasil dikumpulkan. Sementara pada saat bencana gempa Sumatera Barat tahun lalu, sebanyak $2400 sumbangan juga sudah disalurkan.

Selain akan disalurkan untuk emergency, dana yang terkumpul nantinya akan lebih banyak difokuskan untuk mendukung pendidikan anak-anak korban, terutama para yatim piatu. “Ya, kami berniat untuk mengambil anak asuh dari para anak-anak korban bencana yang kehilangan orang tuanya. Kami akan bantu mereka agar bisa sekolah setinggi-tingginya”, kata M Chozin, koordinator alumni Ohio University di Indonesia.