Jakarta, HMINEWS.COM- Kegagapan dalam membaca zaman adalah tanda lemahnya ke-imanan. Sementara Islam yang dianut oleh mayoritas Bangsa Indonesia ternyata belum menjadi mainstream pandangan hidupnya. Demikian disampaikan oleh ketua umum terpilih Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) Muhammad Ridho di Jakarta (22/10/2010).

Ridho mengkritik kebingungan yang dialami oleh sebagian besar generasi muda ummat Islam pasca ketegangan dua kutub sosialisme dan kapitalisme yang saat ini, menurut Fukuyama, dimenangkan oleh kubu Kapitalisme. “Jauh sebelum munculnya dua kutub ideologi tersebut, Islam sudah menjadi tawaran yang menjadi solusi bagi masyarakat”, ungkap Ridho.

Serahterima Jabatan Ketum PII

Acara yang diselenggarakan di aula Buya Hamka Universitas Al-Azhar tersebut dihadiri oleh beberapa keluarga besar alumni PII, seperti Tanri Abeng dan Sofyan Djalil. Beberapa tamu undangan juga hadir seperti dari HMI, Gema 165, dan sebagainya. [] lk