Jakarta, HMINEWS.COM - Mahkamah Konstitusi (Mk) mengabulkan judicial review (JR) terhadap UU No. 4/PNPS/1963 tentang Pengamanan Terhadap Barang-Barang Cetakan yang Isinya dapat Mengganggu Ketertiban (Rabu, 13/10/2010). Dengan dikabulkannya JR tersebut maka pihak Kejaksaan tidak berhak lagi melarang terbitnya buku.Muhidin M Dahlan

Putusan MK tersebut merupakan respons terhadap pengajuan JR no. 6/PUU-VII/2010 yang diajukan penulis Darmawan MM, perkara no. 13/PUU-VIII/2010 oleh Tim Kebebasan Berpendapat HMI-MPO (Takbir HMI-MPO), dan perkara no. 20/PUU-VIII/2010 oleh Institut Sejarah Indonesia. Menurut ketua MK Mahfud MD, berhubung ketiga pengajuan perkara memiliki susbtansi sama maka sidang-sidangnya selalu dibersamakan.

Selesai  pembacaan putusan, penulis buku “Lekra Tak Membakar Buku” Muhidin M. Dahlan menyatakan, “Ini adalah kemenangan buku Indonesia, saya senang dan bersyukur atas hal ini”. Ekspresi kebahagiaan alumnus HMI-MPO tersebut diungkapkan dengan janjinya untuk lebih produktif menulis buku lagi.

Hal tersebut juga disambut baik oleh salah satu pemohon prinsipal dari HMI, M Chozin Amirullah. Chozin yang adalah ketua umum PB HMI menyampaikan terkabulnya JR tersebut menegaskan bahwa intelektualitas dan karya ilmiah memang wajib dihargai dan dihormati.

“Sebagai generasi muda penerus bangsa, kami tentunya mempunyai kesempatan dan harapan yang sangat besar dengan dikabulkannya JR ini, karena dengan dikabulkannya permohonan JR ini pada hakikatnya kami merasa telah dihargai ketika kami telah berfikir”, kata Chozin.

Salah satu pengacara tim kuasa JR, Gatot Goei juga meminta agara pemerintah segera mencabut seluruh larangan terhadap barang cetakan yang pernah dikeluarkanya (melalui Kejaksaan) dan menghentikan segala rencana pemerintah untuk melarang beberapa buku atau barang cetakan yang sedang dikaji oleh Depkumham dan Kejaksaan.

"Lekra tak Mebakar Buku", kini sudah tidak dilarang lagi

“Selain itu, badan clearing house Kejaksaan Agung secara otomatis harus dihapuskan”, kata Gatot.

Dengan dikabulkannya Judicial Review ini, berharap kepada seluruh generasi muda penerus bangsa agar lebih aktif menggunakan intelektualitasnya dalam rangka turut serta membangun bangsa Indonesia yang beradab (Tamaddun). [] lk

Mau download putusannya? klik yang ini.