HMINEWS.COM,JAKARTA-Art Summit Indonesia VI 2010 selesai sudah, festival yang berlansung selama bulan oktober ini resmi ditutup oleh Dirjen Nilai Budaya Seni dan Film, Cecep Suparman, di Gedung Kesenian Jakarta,24/10/10. Dalam pidatonya, Cecep mengatakan dengan adanya Festival ini semoga kebudayaan , baik itu kebudayaan Indonesia ataupun kebudayaan yang datang dari luar dapat terus dilestarikan .

Acara penutupan ini cukup meriah dengan dihadiri oleh beberapa perwakilan dari pusat-pusat kebudayaan dari Negara tetangga. Pada penutupan kali ini pengunjung disuguhi pertunjukkan tari dari sumatera barat. Sebuah pertunjukkan tari kontemporer yang bercerita tentang budaya masyarakat Sumatra barat, yaitu merantau.

Nan Jombang Dance Company coba menyiratkan kebiasaan merantau melalui Tarian.  Adat Minangkabau menjadi ruh, spirit, yang spesifik pada nuansa gerak, teknik hingga falsafah “Alam Takambang Jadi Guru” (alam adalah guru), sehingga akar tradisi dan alam Minangkabau merupakan pasangan nilai-nilai yang sejalan dengan aktivitas koreografi. Rantau Berbisik (Land Wishpers) merupakan karya sang koreografernya, Eri Mefri yang aktif di banyak perhelatan seni nasional dan internasional. Salah satu karya unggulan yang mewakili Indonesia dan sekaligus menjadi nomor final di Art Summit Indonesia VI ini.[OMG]