HMINEWS- Dua mahasiswi Prancis melakukan aksi kontroversial. Menggunakan rok mini dan kaki telanjang namun bagian atasnya menggunakan niqab (jilbab bercadar), mereka berjalan dijalanan Ibukota. Mereka bahkan berjalan di depan kantor-kantor pemerintah dan perdana menteri.

Mereka melakukan hal tersebut sebagai bentuk protes atas undang-undang yang baru saja disahkan
yang melarang wanita menggunakan niqaq/burqa/cadar. Hukum Perancis melarang burka (cadar), meski dengan alasan untuk melindungi wanita dari keterpaksaan memakai jilbab yang menutupi seluruh wajah sebagaimana burka atau niqab.

“Kami tidak bermaksud untuk menghina Muslim – tetapi lebih ke mempertanyaan para politisi yang telah menggolkan UU tersebut, yang bagi kami adalah inkonstitusional,” kata mereka.

“Burka adalah tidak lebih dari sebuah pakaian biasa. Kami sebenarnya bertanya: ‘bagaimana reaksi pemerintah ketika melihat wanita mengenakan burka tapi mini-celana pendek seperti ini?” komentar salah satunya lagi.

Mereka menamai diri mereka dengan sebuat “Niqabitches” (wanita jalang bercadar); telanjang bagian bawah tetapi bercadar pada bagian atas.