Wasior Berduka, Komisi VIII DPR Asyik Studi Banding ke Amerika

HMINEWS.COM- Politisi senayan tuli dan buta hatinya atau seolah-olah tidak mau tahu dengan negeri ini yang akhir-akhir ini banyak ditimba musibah bencana alam, Wasior adalah potret ketidak pedulian politisi senayan terhadap musibah banjir bandang yang telah menewaskan 90 orang. Bagaimana tidak para wakil rakyat tersebut berlomba-lomba untuk memikirkan  studi banding keluar negeri yang jelas-jelas memakan biaya yang cukup besar.

Komisi VIII DPR yang membidangin masalah sosial  di negeri ini malah asyik studi banding ke Amerika Serikat. Rencananya besok anggota  Komisi VIII DPR ke Amerika Serikat. Bagi sebagian kalangan ini jelas sangat kontras dan disayangkan.

Saat diminta konfirmasinya terkait hal ini, Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Sebastian Salang meminta kepada anggota DPR untuk membatalkan kunjungannya ke Amerika Seikat.

“Ini ada urusan di dalam negeri yang menyangkut hidup matinya orang, kok malah pengin ke luar negeri. Itu sebaiknya dibatalkan dan sebaiknya mereka datang ke Papua,” kata Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Sebastian Salang, saat dihubungi detikcom, Jumat (8/10/2010).

Sebastian menilai, jika para wakil rakyat itu tidak membatalkan rencana studi bandingnya ke AS, mereka berarti benar-benar sudah kehilangan sensitivitas terhadap masalah-masalah mendasar di masyarakat. “Kalau sampai berangkat, mereka memang nggak tahu diri betul,” kata Sebastian.

Seperti diberitakan, sebanyak 13 anggota Komisi VIII DPR akan mengikuti kunjungan kerja ini. Anggota DPR akan berada di negara Paman Sam selama 10 hari, dari tanggal  9-16 Oktober 2010. Semua perwakilan fraksi di Komisi VIII DPR akan mengikuti kunjungan ini. Sebilan Kapoksi plus empat orang pimpinan Komisi tercantum dalam daftar keberangkatan yang disiapkan Setjen DPR.[]dtk/dni