Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring

HMINEWS.COM- Protes dan demonstrasi belakangan ini ramai dilakukan oleh berbagai kalangan mahasiswa, LSM, dan juga elemen masyarakat lainya. Mereka semua menuntut agar pemerintahan sekarang lengser tahun ini juga. Karena menurut mereka, SBY dan konco-konconya sudah dianggap gagal mengurusi bangsa ini. Sikap sabar dan diam diri bukan solusi yang pantas dilakukan rakyat. Rakyat harus bertindak!

Namun di lain pihak, menanggapi tuntutan rakyat di atas, Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring mengimbau semua pihak bersabar dan tidak menempuh cara-cara inkonstitusional untuk mendapatkan kekuasaan.

“Evaluasi pemerintahan ini adalah sesuatu yang wajar, apalagi sudah berlangsung satu tahun. Bahkan bagi Pemerintah, hasil-hasil evaluasi dan kritikan ini harus jadi masukan berharga. Karena pemerintahan siapapun wajib mendengarkan harapan masyarakat,” ujar Tifatul menanggapi isu seputar keinginan sejumlah kalangan yang menilai pemerintahan ini harus berakhir tahun ini juga, di Jakarta, Rabu (13/10/2010).

Menurut Tifatul, yang tidak wajar adalah jika momentum ini justru digunakan sekadar memperkeruh suasana, memprovokasi masyarakat tanpa solusi yang jelas. “Tentu harus dikemukakan data otentiknya, kalau hasil survey tentu harus dilakukan oleh lembaga yang berkompeten,” ujar Tifatul.

Mantan Presiden PKS ini juga mengingatkan agar para elit, berpolitik secara dewasa, jangan menganut filosofi panjat pohon pinang. “Maksudnya kalau ada orang terpilih jadi pemimpin, lalu pikirannya adalah bagaimana ini supaya jatuh segera. Atau senang melihat orang gagal, kalau pemerintahan ini tidak sukses malah ditepukin. Ini menunjukkan bahwa belum ada kematangan dalam berpolitik,” ujarnya.

Tifatul juga menyampaikan, sejauh ini tidak pernah ada larangan untuk unjuk rasa, asalkan tidak anarkis. Soal suksesi, ia mengatakan agar semua pihak menempuh cara-cara sesuai dengan sistem demokrasi dan konstitusi yang berlaku.

“Nanti ada waktunya, tahun 2014 silakan mencalonkan diri. Kalau didukung rakyat, maka anda akan jadi Presiden. Semua orang bebas bercita-cita jadi pemimpin, asal didukung rakyat,” ungkap Tifatul.

Tifatul juga mengimbau agar semua pihak yang melakukan penilaian kinerja pemerintahan mestilah seimbang, di samping menyorot sisi kekurangannya, maka keberhasilan yang ada agar juga harus diungkapkan.

“Angka statistik ekonomi kita membaik dan tumbuh di atas enam persen, keamanan terkendali, inflasi turun, pengangguran turun, angka kemiskinan juga menurun. Ini data resmi dari BPS. Kalau ada survey data lain yang akurat, silakan disampaikan. Jangan sekadar mengatakan, rakyat tidak puas, ada yang bunuh diri. Kok data diadu dengan perasaan,” ujar Tifatul.

Namun Menkominfo juga tidak menampik, bahwa masih terdapat kekurangan dan berbagai persoalan yang harus segera dituntaskan bersama-sama. “Pemerintahan SBY-Boediono ini kan didukung oleh koalisi lebih dari 70%, ini kekuatan yang sangat kuat. Yang terpilih secara konstitusional. Jadi berikanlah edukasi politik yang baik kepada masyarakat. Membuat kisruh itu mudah, mencari solusi yang perlu kerja keras,” ujar Tifatul mengakhiri pembicaraannya.[]rima/dni