Ketua DPR, Marzuki Alie

HMINEWS.COM- Ungkapan Ketua DPR, Marzuki Alie, bahwa tsunami Itu Konsekuensi warga yang hidup di pulau, dinilai sangat melukai hati para korban bencana. Pendapat kontroversial ini pun tak ayal lagi menuai kecaman dari banyak pihak.

Pendapatnya tersebut mengundang gelombang reaksi besar di situs microblogging Twitter. Menurut beberapa twepps pernyataan Marzuki sangat menyakitkan bagi para korban bencana. Apalagi bagi warga Mentawai yang baru terkena bencana tsunami Senin (25/10/2010) yang lalu.

“Dari sekian banyak yang bisa diucapkan at moment like this, dia pilih ngomong begini, dia manusia apa bukan?” Kata Esaf Andreas menulis diakun twitternya. Menurut twepps Giovanni Dwi Atmaja bahwa sepertinya nilai sebuah nyawa rendah sekali bagi Marzuki Alie.

Seharusnya disaat Indonesia sedang dilanda bencana seperti ini, Pejabatnya tidak seharusnya  mengeluarkan pendapat yang melukai hati rakyat.

“Secepatnya, Marzuki harus minta maaf secara terbuka kepada warga Mentawai. Itu wajib dan harus,” tandas pengamat politik Universitas Indonesia (UI), Iberamsyah kepada INILAH.COM, Kamis (28/10/2010) malam.

Pernyataan Marzuki yang terkesan menyalahkan warga yang tinggal di sepanjang pantai Mentawai itu cukup disayangkan, karena sangat menyakiti rakyat yang sudah menderita.

“Itu betul-betul menyakiti masyarakat yang menderita. Kenapa dia menyalahkan warga. Mereka kan gak mau terkena bencana. Siapa yang mau nasibnya tertimpa bencana,” tukasnya.

Seharusnya, tutur Iberamsyah, semua elemen bangsa, terutama para pejabat negara, memberi empati kepada korban bencana, bukan melempar komentar yang aneh-aneh.

Iberamsyah terheran-heran dengan Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat ini yang kerap membuat statemen blunder dan ngawur. Karenanya, Iberamsyah menilai Marzuki tidak pantas memimpin parlemen.

“Marzuki sering membuat komentar ngawur, suka ngaco. Dia standar pemikirannya tidak cukup memenuhi syarat,” tandasnya.[]inilah/dni