Wakil Ketua DPR, Pramono Anung

HMINEWS.COM- Kunjungan anggota DPR ke luar negeri dengan dalih studi banding mulai ditinjau kembali. Sikap tegas Pimpinan DPR khususnya Wakil Ketua DPR, Pramono Anung yang  mulai menertibkan rencana studi banding ke luar negeri patut diapresiasi. Bagaimana tidak 2 Komisi dibatalkan Pram untuk studi banding keluar negeri. Sebagai Wakil Ketua DPR, Pram sangat bertangguang jawab terhadap Komisi IV sampai dengan Komisi VII.

Kepada detikcom, Kamis (6/10/2010). Pram  mengatakan telah membatalkan kunjungan dua komisi DPR keluar negeri. Kebetulan saya yang bertanggungjawab terhadap dua Komisi tersebut, tetapi Pram enggan menyebutkan Komisi mana persisnya yang dibatalkan kunjungan kerjanya ke luar negeri.

Pram menilai pebatalan kunjungan Kedua Komisi tersebut keluar negeri karena tidak menjabarkan detail rencana kunjungan kerjanya ke sejumlah negara, oleh karean itu Pram tidak mau memberi izin kepada kunjungan Komisi yang tidak jelas juntrungannya. “Mereka harus memperbaiki prosedurnya, kalau tidak jelas ya belum boleh berangkat,” tegas politisi asal PDIP ini.

Pram  menegaskan bahwa setiap kunjungan DPR ke luar negeri harus jelas. Kunjungan yang tidak jelas hanya menodai amanat rakyat. “Semuanya sebelum berangkat harus dijelaskan rencana ke publik,” tandas Pram.

Wahai DPR jangan lagi mencederai rasa keadilan masyarakat dengan kunjungan ke luar negeri yang tidak ada manfaatnya secara langsung pada Masyarakat. Ditunggu sikap pimpinan DPR lainnya.[]dni