RUU Cagar Budaya Jangan Disahkan Dulu

HMINEWS.COM- Lembaga Seni dan Budaya (LSB) Hijau Hitam mendesak dilakukan penundaan pengesahaan RUU Cagar Budaya karena di dalam rancangan undang-undang tersebut masih banyak kerancuan. Rencananya, hari ini (Selasa 12/10) RUU Cagar Budaya akan disahkan menjadi undang-undang.

“Kami mendesak Komisi X maupun DPR RI untuk menunda pengesahan RUU Cagar Budaya hingga muncul draf RUU Cagar Budaya yang menguntungkan proses pembangunan dan pengembangan ilmu dan kebudayaan di Indonesia,” tuntut Direktur LSB Qusthan Abqary dalam siaran persnya, Senin (11/10).

LSB Hijau Hitam menyatakan bahwa RUU tersebut berpotensi represif (pasal 1 ayat 11), terdapat banyak kerancuan (pasal 9 huruf a, d; pasal 48 ayat 6, pasal 48 ayat 8, pasal 49 ayat 2 huruf b, pasal 50 ayat 1, 2, dan 3, pasal 56 ayat 2, pasal 62 ayat 1), memperbesar kemungkinan penyelewengan (pasal 6 ayat 2 huruf d; pasal 17 ayat 3; pasal 19 ayat 3; pasal 22 ayat 1 huruf c; pasal 22 ayat 2), merugikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya (pasal 30 ayat 1, pasal 33, pasal 57).

“RUU Cagar Budaya merugikan bangsa, baik dalam aspek pemeliharaan (maintenance), pengembangan (development), maupun pengamanan (securing),” kata Qusthan.

LSB Hijau Hitam juga mengimbau berbagai organisasi kebudayaan, kesenian, sejarah, arkeologi, serta masyarakat sipil demokratis untuk mengarahkan pisau analisa pada RUU Cagar Budaya yang represif dan merugikan perkembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan serta teknologi Indonesia.[]MI/dni