Ketua DPR, Marzuki Alie

HMINEWS.COM- Sebagian anggota DPR meminta  Marzukie Alie untuk mundur dari jabatannya sebagai ketua DPR. Pasalnya Marzukie Alie dinilai tidak becus dan telah melanggar kode etik DPR terkait pertemuannya dengan Calon Kapolri, Timur Pradopo.  Sebagian Anggota Komisi III DPR sudah melaporkan Marzuki Ali ke Badan Kehormatan (BK) DPR, bahkan mosi tidak percaya pun dilayangkan Anggota DPR kepada Marzuki Alie.

Perasaan kecewa terhadap pimpinan DPR juga diungkapkan anggota Komisi III Nasir Jamil. Kepada okezone Nasir mengatakan “Perasaan kecewa dari sebagian anggota Komisi III pasti ada. Saya sudah minta kepada pimpinan DPR untuk menjelaskan kepada kami. Pimpinan DPR enggak usah gengsi. Dengan demikian, enggak usah dilaporkan ke BK (Badan Kehormatan).

Nasir juga yakin apabila  penjelasan tersebut diberikan, setidaknya dapat membuat suasana  menjadi cair, sehingga tidak memunculkan konflik, apalagi menjelang fit and proper test pada Kamis, 14 Oktober mendatang.

“Saya pikir tidak lama, hanya satu atau dua jam cukup. Bisa saja setelah paripurna (hari ini). Sebelum ini dibahas di BK, kita selesaikan secara baik-baik, sehingga nanti clear,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi konflik antara pimpinan DPR dengan sejumlah anggota Komisi III DPR. Ketua DPR Marzuki Alie dinilai tidak tegas dalam menjalankan tugasnya.

Sejumlah anggota Komisi III tersebut membuat mosi tidak percaya kepada pimpinan DPR karena telah memanggil calon Kapolri tanpa sepengetahuan Komisi III. Untuk diketahui, Polri selama ini menjadi mitra kerja Komisi III DPR.

Bahkan anggota Komisi III, Bambang Soesatyo mengatakan, Marzuki harus legowo untuk mundur karena telah melanggar tata tertib.

Di samping itu, sejumlah anggota Komisi III juga telah melaporkan pimpinan DPR ke BK DPR. Komisi III DPR menganggap Pimpinan DPR mendahului fit and proper test calon Kapolri. Selain itu, Pimpinan DPR juga dinilai merusak citra DPR dengan memicu isu adanya permainan di DPR terkait calon Kapolri.[]dtk/dni