illustrasi

HMINEWS.COM- Puluhan pengunjukrasa dari mahasiswa BEM Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang dan KAMMI Banten memblokir jalan menuju gerbang tol Serang Timur, Rabu. Mereka membentuk lingkaran di tengah jalan yang berjarak 50 meter dari gerbang tol Serang Timur, berorasi, dan membakar replika keranda mayat.

Aksi yang digelar bertepatan satu tahun pemerintahan SBY-Boediono itu mengkritisi kebijakan yang menurut mereka belum menyentuh rakyat kecil seperti masih mahalnya biaya pendidikan dan kesehatan.

Akibat aksi mereka, arus lalu lintas menuju gerbang tol terganggu, meski akhirnya teratasi karena upaya puluhan aparat kepolisian yang berjaga di tempat itu.

Unjukrasa lain digelar di perempatan lampu merah Jalan Jenderal Soedirman Kota Serang oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Kericuhan kecil sempat terjadi ketika petugas kepolisian memaksa mereka minggir dari tengah jalan karena mengganggu lalu lintas.

Mereka kemudian dibubarkan paksa karena tidak memberi akses bagi para pengguna jalan.

“Sampai saat ini berbagai permasalahan bangsa belum ada titik terang. Rakyat menunggu janji pemerintah,” kata koordinator aksi Joewanda.[]Ant/qi