Mahasiswa Serbu Istana Negara

HMINEWS.COM- Para aktivis BEM, GMNI, PMKRI, HMI, dan Masyarakat Lampung Berhimpun  siap ‘’menyambut’’ dan menghadapi  demo tandingan mendukung SBY yang dikerahkan oleh kubu istana, Rabu ini. Demo tandingan itu, kata aktivis GMNI, PMKRI  dan HMI, dalam upaya menghadapai aksi demo oleh gerakan moral ribuan mahasiswa dan kaum muda. ‘”Ada kemungkinan besar demo tandingan itu didesain untuk menghadapi aksi moral mahasiswa dan kaum muda yang tegas mengoreksi pemerintahan neolih SBY-Boed. Kami siap menghadapi  aksi tandingan yang konon untuk meng-counter gerakan mahasiswa ,’’ kata  M. Ridwan, Ketua PB-HMI di Jakarta, Rabu.

Dalam hal ini, aktivis BEM  menyatakan, berkaitan dengan satu tahun pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Boediono, sekitar 1.500 mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan berunjuk rasa di depan Istana Negara menuntut pemerintahan SBY-Boediono.

“Kami meminta pemerintah agar melakukan evaluasi kinerjanya karena selama satu tahun ini kami kaji pemerintah masih gagal menjalankan program-programnya,” ujar Ketua BEM UI yang ikut tergabung dalam massa BEM SI, Imaddudin Abdullah.

Di dalam tuntutannya, para mahasiswa meminta pemerintahan SBY-Boediono untuk melakukan evaluasi kinerja secara cepat dan konkret terhadap enam bidang yakni pendidikan, ekonomi, kesehatan, energi, pangan, dan korupsi. “Kami minta evaluasi, tapi tuntutan kami tidak sampai mengarah pada impeachment,” tegas Imad.

Menurut rencana, massa BEM SI yang mencapai 1.500 orang ini akan berkumpul di depan Bank Indonesia dan berjalan menuju ke depan Istana Negara pada pukul 12.00 WIB. Perwakilan BEM tiap kampus akan menyampaikan orasinya dan diselingi dengan aksi teatrikal.[]rima/qian