Anas Urbaningrum

HMINEWS.COM- Anas Urbaningrum, Ketum DPP Partai Demokrat,  menegaskan akan melawan upaya penggulingan SBY. Masalahya, siapa yang mau menggulingkan alias mengkudeta? Lantas, kalau terguling sendiri, siapa yang harus disalahkan?

Wacana penggulingan pemerintahan SBY-Boediono akhir-akhir ini mendapat respons khusus oleh Ketua Umum DPP Partai Demoakrat Anas Urbaningrum saat menyampaikan pidato politik dalam acara HUT ke-9 Partai Demokrat.

Menurut Anas, gagasan menggulingkan pemerintahan di tengah jalan, tidak hanya mencederai hasil pemilu, tetapi juga pelanggaran terhadap konstitusi.

“Pikiran yang melawan aspirasi rakyat dan pemilu demokratis harus disadarkan. Tindakan inskonstitusional harus dilawan, bukan dengan kekerasan tapi dengan penegakan hukum yang tegas dan adil,” ujarnya dalam sambutan politik puncak peringatan HUT ke-9 Partai Demoakrat di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (17/10) malam.

Sebaliknya, lanjut Anas, jika kritik yang konstruktif dan tawaran solusi yang baik dan cerdas mesti dijadikan sebagai vitamin untuk mendongkrak peningkatan kinerja pemerintah.

“Partai Demokrat yakin rakyat mendukung prinsip demokrasi, aturan main yang sesuai konstitusi, dan jalan politik yang sehat. Rakyat tidak suka kegaduhan politik,” tegas Anas.

Perayaan HUT ke-9 Partai Demokrat dihadiri Presiden SBY beserta Ibu Negara, Wakil Presiden Boediono, serta para ketua umum partai peserta koalisi seperti Aburizal Bakrie (Partai Golkar), Hatta Rajasa (PAN), Suryadharma Ali (PPP), A Muhaimin Iskandar (PKB), Eros Djarot (PNBKI), Sutiyoso (PKP Indonesia). Selain itu, juga dihadiri mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Subur Budhisantoso serta Hadi Utomo.[]rima/ni