Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jendral TNI George Toisutta

HMINEWS.SOM- Maraknya aksi penyerangan ditanah air yang diduga dilakukan kelompok bersenjata menantang kesiapan TNI dalam membantu Polri menghadapi situasi sulit akhir-akhir  ini. TNI pada intinya wait and see. Apabila dibutuhkan TNI siap bergerak tetapi jika ada permitaan dari Polri.

Demikian dikatakan Kepala Staf TNI AD (KSAD), Jenderal George Toisutta usai silaturahim dengan purnawirawan TNI AD di Mabes TNI AD Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (1/10/2010).

George menegaskan kesiapan TNI ikut serta dalam menjaga keamanan nasional bersama Polri. TNI AD siap bergerak ikut memberantas  terorisme jika diminta Polri. “Jadi Angkatan Darat siaga saja, siap membantu. Di setiap satuan kami ada istilah S3B, setiap saat siap bergerak, kalau ada permintaan dari Polri ya akan segera digerakkan,”  ujar George

Panglima TNI juga sudah menjelaskan akan adanya kerjasama antara TNI dengan Polri terkait pemberantasan terorisme. Namun demikian, eskalasi keamanan saat ini belum menghawatirkan. TNI AD menyerahkan sepenuhnya kepada Polri untuk mendamaikan sejumlah konflik baru-baru ini,  posisi TNI AD hanya membantu, ujar George

Terkait dengan perbatasan, George menegaskan kesiapan TNI AD menjaga perbatasan. TNI ada sudah membentuk satuan khusus untuk mengamankan daerah perbatasan terutama yang  ada di darat. “Ya ada satuan pengamanan, nanti kita lihat perkembangannya,” katanya.[]dtk/dni