Mereka yang Tewas di Tangan Densus 88

HMINEWS.COM- BISA dibilang tak ada operasi Detasemen Khusus 88 yang tak membawa korban jiwa. Mereka yang tewas kebanyakan terkait dengan dugaan terorisme, kendati ada pula polisi dan warga biasa.

Berikut data korban dari operasi yang dilakukan Densus 88 terhadap kelompok yang diduga Teroris. :

9 November 2005, Batu
Dr Azahari dan dua anak bu-ah-nya tewas dalam operasi Densus 88 di Batu, Jawa Timur.

7 Agustus 2009, Temanggung
Lima orang tewas dalam operasi Densus di Desa Temanggung, Jawa Tengah. Tiga dari lima orang itu, yakni, Ibrohim, Dani Dwi Permana, dan Ikwan Maulana, diduga ikut aksi peledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Jakarta, 17 Juli 2009.

8 Agustus 2009, Bekasi
Aher Setiawan, 28 tahun, dan Eko Joko Sarjono alias Eko Peyang, 27 tahun, tewas dalam penggerebekan oleh Densus di kompleks Nusaphala, Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat.

17 September 2009, Surakarta
Noor Din Moh. Top dan tiga pengawalnya tewas dalam operasi penggerebekan di Kampung Kepoh Sari, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

9 Oktober 2009, Ciputat
Syaifuddin Zuhri dan M. Syahrir tewas dalam operasi penyergapan oleh Densus di sebuah rumah di Ciputat, Tangerang, Banten.

5 Maret 2010, Aceh
Satu orang yang diduga sebagai teroris, dua warga, dan tiga anggota Brimob tewas dalam operasi Densus di Kampung Kambeu, Desa Lamteuba, Kabupaten Aceh Besar, Aceh.

9 Maret 2010, Pamulang
Tiga orang berinisial YI, BR, dan H tewas dalam penggerebekan di Pamulang, Tangerang, Banten. Mereka diduga terkait dengan ke-lompok teroris jaringan Aceh.

12 Mei 2010, Jakarta dan Cikampek
Lima orang tewas dalam operasi Den-sus di Cawang, Jakarta Timur, dan Cikampek, Jawa Barat.

14 Juni 2010, Klaten
Yuli Karsono tewas tertembak dalam operasi antiteror Densus di Dusun Cungkrungan, Blangwetan, Klaten.

[]Tempointeraktif/ham