Bom Mengancam Eropa dan Amerika Serikat

HMINEWS.COM- Sedikitnya dua bandar udara Amerika Serikat pada hari Jumat kemarin (29/10) meningkatkan tingkat pengamanan dengan siaga tinggi. Hal itu dilakukan setelah penelitian berhasil menemukan sebuah paket mencurigakan dalam sebuah pesawat di Inggris malam sebelumnya. Sumber keamanan setempat belum menyatakan secara rinci dari hasil penyelidikan tersebut.

Tapi, menurut sumber setempat, seperti dilansir CNN (29/10) dini hari. Menyatakan bahwa paket mencurigakan, yang berisi “manipulasi” toner cartridge, disinyalir sebagai bahan peledak. Tapi hal itu masih dalam proses pemeriksaan. Terutama setelah tiba  pesawat kargo di Newark, New Jersey, dan Philadelphia, Pennsylvania, dan sebuah truk UPS di New York.

Sumber keamanan setempat mengatakan, “paket itu berisi bubuk putih, di atasnya ada kabel dan papan sirkuit. Ada seorang yang dikirimkan dari sana, yakni dari Yaman ke Chicago, Illinois,” ungkap petugas keamanan yang tak disebut namanya.

Sebuah paket serupa juga ditemukan di Dubai, Uni Emirat Arab, menurut sumber tersebut.

Para penyelidik kini sedang mencari darimana datangnya paket tersebut. “Nexus tersebut mungkin untuk terorisme,” kata seorang official setempat.

“Kami mengambil dan meneliti ini sangat serius,” kata pejabat yang tak mjau disebut namanya.

Selain itu, polisi juga sedang menyelidiki paket mencurigakan di pusat distribusi bandara di East Midlands, di Inggris, kata juru bicara bandara. Pihak berwenang mengatakan mereka tidak bisa segera terhubung dengan penyelidikan yang berlangsung di New Jersey, New York dan Pennsylvania.

Pihak berwenang tampaknya difokuskan pada pemeriksaan pesawat kargo.

Saat ini, penyidik sedang memeriksa dua pesawat UPS yang mendarat di Bandara Internasional Philadelphia dan satu lagi di Newark Liberty International Airport di Newark, New Jersey, kata Mike Mangeot, juru bicara UPS. Pihak berwenang kemudian memberi “semua-jelas” di bandara di Newark, AS.

Administrasi transportasi dan keamanan setempat mengatakan pihak berwenang bertindak “keluar dari kelimpahan hati-hati.”

“Pesawat-pesawat itu dipindahkan ke lokasi terpencil di mana mereka sedang dipenuhi oleh aparat penegak hukum,” demikian keterangan pemerintah setempat dalam sebuah pernyataan.

UPS juga bekerja sama dengan pihak berwenang dalam pengiriman yang sedang dikeluarkan dari pesawat.

Sementara, di Philadelphia, diketahui ada sekitar tiga orang di atas kapal dan satu pesawat telah dihapus dari pesawat dan discan dengan hasil negative, keterangan itu didapat dari Pemadam Kebakaran Philadelpia. Adapun jenis bahan yang digunakan tidak diketahui secara persis.

Di lain tempat, di Newark, seorang peneliti juga memeriksa pesawat lain jenis UPS. Namun polisi setempat menetapkan tidak ada ancaman serius dari hasil penelitian tersebut.

Di New York, penjinak bom menemukan laporan terkait alat peledak yang diduga berada di dalam paket kapal truk UPS, kata wakil komisaris polisi, Paul Browne. Polisi kemudian menyimpulkan bahwa truk, di Metro Tech Center, berisi barang yang berbahaya.

Sementara itu, di Inggris, polisi sedang menyelidiki paket mencurigakan yang dilaporkan di East Midlands Airport, sekitar 100 mil utara London, kata juru bicara bandara, Craig Russell. “Penyelidikan menyebabkan gangguan minimal dan hanya mempengaruhi daerah distribusi barang,” katanya. []rima/qi