Mohammad Sangat Populer di Inggris

HMINEWS.COM- Meski Inggris bukan negara berpenduduk mayoritas muslim, namun nama Mohammad merupakan nama bayi yang terpopuler di Inggris. Setelah kaum perempuan modern Inggris ramai-ramai memeluk Islam, kini ibu-ibu muda di sana memilih nama Mohammed menjadi nama bagi bayi-bayi mereka. Sebelumnya, Jack adalah nama pilihan utama untuk buah hati mereka.

Nama Mohammed meroket ke urutan paling atas menggeser Jack, yang selama 14 tahun menjadi pilihan utama orang tua di Inggris. Jack kini menduduki posisi ke tiga. Sedangkan Olivia, nama pilihan paling tinggi bagi bayi perempuan disusul Ruby dan Chloe.

Sebanyak 7.549 bayi yang baru lahir diberi nama Nabi umat Islam, Mohammed, dengan berbagai variasi ejaan, seperti misalnya Muhammad dan Mohammad. Setelah Mohammed, posisi kedua ditempati bayi bernama Oliver yang berjumlah 7.364 bayi.

Sementara Harry dan Alfie di posisi ke empat dan ke lima. Daftar nama itu dibuat pada 2009 berdasarkan data bayi yang baru lahir di Inggris dan Wales, tidak termasuk yang memiliki ejaan berbeda.

Dari daftar yang dibuat, ternyata nama Nabi umat Islam itu paling dipilih meskipun dengan ejaan atau pengucapan berbeda. Misalnya Muhammad, Mohammad, Muhammed, Mohamed, Mohamad, Muhamed, Mohammod, Mahamed, Muhamad, Mahammed, dan Mohmmed.

Sejak 1999, jumlah bayi yang menggunakan nama Mohammed, meskipun dengan pengucapan berbeda, terus meningkat lebih dari separuh. Pada periode itu, jumlahnya mencapai 4.579 bayi. Pada 1964, sebanyak 73 bayi sedangkan 1944 berjumlah 87 bayi.

Menurut data statistik yang dibuat Pew Forum on Religion & Public Life, jumlah umat Islam di Inggris, saat ini, sekitar 4,6 persen atau sekitar 2,9 juta. Umat Muslim di sana cenderung memberikan nama putranya Mohammed.

“Mereka beralasan kenapa menggunakan nama Mohammed karena sangat mencintai Nabi Muhammad, sekaligus ingin meneladani,” kata Imam Masjid London Timur, Abdullah al-Hasan.

“Mereka tidak hanya ingin meniru perilaku dan ajarannya, tetapi juga namanya,” ujar Imam.

Perkembangan agama Islam tumbuh begitu cepat di Eropa Barat sejak 20 tahun terakhir ini. Dari 10 juta pada 1990, catatan Pew Forum on Religion & Public Life menyebutkan, meningkat menjadi 17 juta orang hingga hari ini.[]T/dni