Ahmadinejad Bentuk Tim Konsultan Muda

HMINEWS.COM- Presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadinejad menjelaskan beberapa alasan pengangkatan tim konsultan muda di badan eksekutif negara. Dikatakannya, “Tim konsultan muda sengaja dibentuk untuk mengokohkan spritual revolusi dan harapan dalam struktur birokrasi negara.”

Ahmadinejad dalam acara Konferensi Nasional Konsultan Muda di Tehran, Ahad sore (10/10) mengatakan, “Ada dua alasan pembentukan tim penasehat muda. Pertama adalah mengatasi kelemahan sistem birokrasi negara, sedangkan kedua, merekatkan generasi lama dengan generasi baru.”

“Pada awal Revolusi Islam Iran, para pemuda berhasil menguasai medan, bahkan negara mampu dikendalikan di tengah suasana perang dan pertahanan. Akan tetapi kami telah lupa dalam sebuah periode bahwa jika generasi muda yang penuh harapan tidak ditempatkan di posisi-posisi utama, negara akan menghadapi problema karena tidak adanya pengalaman generasi muda.”

Seraya menjelaskan pengoperasian tim konsultan muda bukan berarti penambahan sebuah sistem baru, Ahmadinejad mengatakan, “Dari pertama sudah dibangun atas dasar bahwa tim konsultan muda tidak terikat dan lebih bebas menilai sebuah struktur, serta dapat menyusun rencana pembenahan.” Dijelaskannya pula, “Kami menghendaki adanya kombinasi antara pengalaman manajer dan ide baru konsultan muda sehingga mereka mampu menyampaikan hasil karya baru di bidang tertentu dan menyebarkan semangat revolusi di sistem birokrasi negara.”

Dalam pidatonya, Ahmadinejad juga menekankan bahwa tim konsultan muda harus mendapatkan pengalaman yang sudah dilalui sistem ini. Dikatakannya, “Semangat revolusi dan pengalaman di struktur telah menghasilkan manajer-manajer berpengalaman yang dipersembahkan untuk revolusi.”

Ahmadinejad juga mengingatkan adanya dua misi penting yang harus terus dipertahankan di negara ini. Kedua misi penting itu, menurut Ahmadinejad, adalah pembentukan manusia dan penyempurnaannya. Ahmadinejad menjelaskan, “Kedua misi ini sangat tergantung dengan peran manajemen. Ditambahkannya, “Dalam hal ini, manajemen individual dan sosial sangat berperan penting. Tanpa adanya tekad dan partisipasi luas, keindahan yang diharapkan dalam sebuah masyarakat tidak akan terwujud.”

“Misi ini tidak akan terwujud tanpa adanya pemerintah yang saleh. Dengan demikian, manajemen sangat berperan penting untuk mewujudkan misi mulia tersebut, ” tegas Ahmadinejad.

Lebih lanjut Ahmadinejad menjelaskan bahwa naluri manusia selalu cenderung pada kebahagiaan. Dikatakannya, “Untuk itu, manajemen dengan tekad kuat diperlukan guna mengubah kondisi demi kebahagiaan dalam mencapai tujuan yang luhur.” []irib/dni