Keluarga Besar HMI dan Petisi 50 Akan Somasi Ruhut. Rasain Lho!

HMINEWS.COM-Kelompok Petisi 50, Jaker dan keluarga besar HMI melakukan desakan agar Ruhut Sitompul, politisi Partai Demokrat, membuat permintaan maaf di media massa, kalau tidak mau, maka somasi segera dilayangkan kepadanya.

Hal ini berkaitan dengan ucapan Ruhut  Sitompul bahwa “Yang tak setuju Soeharto jadi pahlawan cuma anak PKI”, sebagaimana dikutip oleh www.inilah.com (25 Oktober 2010).Demikian siaran pers Petisi 50, PB HMI dan Jaker sekaitan pula dengan pernyataan Ruhut  yang menuding ”Kamu ‘Petisi 50’ kambing”.

Dalam kaitan dengan pernyataan Ruhut tersebut, dengan ini Petisi 50, HMI dan jaker menyampaikan hal-hal sbb:

1.      Bahwa Presiden Soeharto dimakzulkan pada tahun 1998, sehubungan yang bersangkutan telah melakukan serangkaian kejahatan kemanusiaan dan korupsi yang telah menimbulkan kerusakan kehidupan berbangsa dan bernegara.

2.      Bahwa Presiden Soeharto dimakzulkan pada tahun 1998 oleh gerakan rakyat Indonesia yang dimotori oleh para mahasiswa yang bersinergi dengan kaum akademisi.

3.      Bahwa pernyataan Saudara  Ruhut sebagaimana disebut di atas, sangatlah tendensius negatif dan sangatlah tidak manusiawi  karena menganggap  pihak-pihak yang menolak gelar pahlawan Soeharto adalah hanya anak-anak PKI. Padahal realitanya yang menolak gelar pahlawan nasional untuk Suharto adalah bukan hanya anak-anak  PKI, melainkan dari kalangan nasionalis dan religius.

4.      Bahwa kami Kelompok Kerja PETISI 50 (KKPL), Jaringan Kedaulatan Rakyat (JAKER) PETISI 50, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) adalah elemen-elemen masyarakat yang senantiasa  memantau dan menilai abuse of power yang dilakukan oleh Soeharto selama berkuasa, yang telah  membawa akibat terjadinya kejahatan kemanusiaan, kejahatan politik, kejahatan ekonomi, dan kejahatan sosial budaya.

5.      Bahwa kami kelompok kerja PETISI 50 (KKPL) dan Jaringan Kedaulatan Rakyat (JAKER) PETISI 50, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dengan pertimbangan dan penilaian sebagaimana yang disebutkan di atas, menyatakan  menolak Suharto sebagai pahlawan nasional dan kami sama sekali bukan anak-anak anggota PKI dan bukan pula anak-anak  simpatisan PKI.

Berdasarkan hal-hal tersebut, kata M Chozin Amirullah Ketua Umum PB HMI, demi meluruskan sejarah bagaimana gelapnya  penyelenggaraan negara selama rezim Suharto,. ”Dengan ini kami mensomasi saudara  Ruhut P. Sitompul untuk mencabut fitnah dan memohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia melalui media massa,” kata Chozin mewakili HMI, Petisi 50 dan Jaker.[]dni