Pelembang, HMINEWS- Wartawan Sriwijaya Post, Arsep Pajario, ditemukan tewas di rumahnya Jl S Suparman Kompleks Citra Dago Blok D No 9 Kelurahan Sukajaya, Sukarami Palembang, Jumat (17/9) pukul 14.00 WIB. Mayat Arsep ditemukan dalam kondisi mengenaskan karena diperkirakan sudah tewas sejak tiga hari lalu.

Informasi awal menyebutkan, Arsep diduga dibunuh dan menjadi korban perampokan. Sejumlah barang berharganya seperti ponsel, uang dalam dompet dan laptop raib.  Melihat kondisi tempat kejadian perkara (TKP), pelaku diperkirakan masuk ke dalam rumah tidak dengan cara merusak. Diduga pelaku adalah orang dekat atau kenalan korban.

Kepolisian Sektor Sukarame, Kota Palembang, Sumatera Selatan, sampai Sabtu (18/9/2010) malam, memeriksa enam orang saksi berkaitan dengan meninggalnya wartawan Sriwijaya Pos (Sripo), Arsep Pajario, 41, Jumat (17/9) lalu.  Keenam saksi tersebut adalah kerabat, teman dekat dan keponakan Arsep yang hingga kini belum diketahui penyebab kematiannya. Mereka yang diperiksa antara lain ST, YD, OJ, M dan P.

AKBP Viktor Manopo, Wakil Kapolres Kota Palembang, yang sempat hadir pada pemeriksaan tersangka mengatakan, polisi masih dalam tahap mendapatkan keterangan awal dari para saksi. “Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban, sebab hasil autopsi belum kami terima, baru hasil sementara saja yang kami terima dan itu belum resmi,” ujarnya.

Polisi baru sebatas mengumpulkan keterangan para saksi, meski dalam pemeriksaan tempat kejadian perkara polisi menemukan rumah korban berantakan dan sejumlah barang hilang yaitu laptop, ponsel, kamera, uang, dan kunci rumah.  “Namun kami juga belum bisa memastikan apakah perisitiwa ini merupakan kejahatan murni atau ada penyebab lainya yang mengakibatkan meninggalnya korban,” kata Viktor. [] ant/sripo/lk