http://v-images2.antarafoto.com/rp_pr_1283509219_re_455x288.jpg
Seorang anak mengikuti aksi unjuk rasa memperingati Hari Al-Quds

HMINEWS-Jakarta, Selepas sholat Jum’at (3/9) kemarin, para pecinta keadilan bagi kaum tertindas turun ke jalan di mulai dari depan Kedubes AS untuk memperingati Hari Al-Quds yang rutin diselenggarakan setiap Jum’at terakhir bulan Ramadhan.

Hari Al-Quds adalah hari perlawanan kaum tertindas menghadapi kekuatan arogansi Negara-negara adidaya. Hari melawan kekuatan yang arogans. Hari dimana para pecinta keadilan turun ke jalan mengecam tindakan kejam yang tidak manusiawi.

Massa yang berjumlah lebih dari 300 massa dari Voice of Palestine dan HMI Jaksel ini memenuhi jalan-jalan di Jakarta. Tidak sedikit dari para ibu-ibu dan  bapak-bapak mengajak serta anak-anaknya berbondong-bondong dengan penuh semangat menyerukan kecaman terhadap keberutalan zionis Israel kepada umat muslim di Palestina itu.

Aksi yang berakhir di bundaran HI ini berjalan dengan tertib dan damai. Aksi ini juga sekaligus membuktikan bahwa Indonesia, sebagai negara yang paling banyak kaum muslim tidak tinggal diam dalam membela kaum tertindas.

The Annual Al-Quds Day yang diselenggarakan VOP dan HMI Jaksel

Sehari sebelumnya, HMI Cabang Jaksel bersama Voice of Palestine juga mengadakan Dialog Bersama dengan menghadirkan Musa Al-Kazim dan Jose Rizal dari MER-C.

Menurut Musa Al-Kazhim, Penjajahan di atas dunia harus dihapuskan tak terkecuali di Tanah Palestina. Karena hal itu juga telah tertuang dalam pembukaan Undang-undang Dasar 1945.

Sementara Jose Rizal memberikan saran, untuk membantu kaum tertindas, terutama rakyat Palestina, ummat Islam diseluruh dunia harus bersatu, tidak terpecah-pecah atas nama golongan, mazhab atau bahkan Negara.

Acara yang digelar di wisma Syahida itu juga disemarakkan dengan lounching album “We Are all Palestinians” dan ditutup dengan Buka Bersama dengan 400 hadirin.

Sementara itu, terkait dengan Peringatan Hari Al-Quds ini, M. Chozin Amirullah (Ketum PB HMI) sepakat  menyatakan bahwa  zionis harus dihilangkan, dan Palestina harus segera merdeka.

Menurut Chozin yang juga baru datang dari Iran mewakili organisasi kepemudaan Indonesia melawan Zeonis itu berharap dengan sangat mendalam untuk perjuangkan mendukung palestina semakin menggema di seluruh dunia di tahun-tahun mendatang. Sehingga kepedulian dan solidaritas dari para pecinta perdamaian bagi kaum tertindas dapat menggemakan suaranya. [] Novi S