Presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadinejad

HMINEWS.COM- Presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadinejad tidak pernah berhenti mengkritik kebijakan – kebijkan AS dan Sekutunya dikawasan, selalu saja ada hal yang baru yang dikemukakan Presiden Iran ini. Kali Dia  mengatakan, para aktor sanksi Iran (AS dan Sekutunya) selalu berupaya untuk melancarkan perang urat saraf dan merusak mental bangsa ini, namun kini mereka putus asa atas tindakannya itu.

Ahmadinejad, Rabu (29/9) pada acara Seminar Imam Shalat Jumat Seluruh Iran, menyinggung kunjungannya ke AS dan wawancara dengan sejumlah media. Dikatakannya, sebenarnya wawancara di AS merupakan sebuah perang yang sesungguhnya, karena yang berbicara pada setiap sesi itu adalah para pejabat AS dan tidak ada media yang independen di negara itu. “Perubahan kondisi dunia saat ini menguntungkan cita-cita Revolusi Islam,” tegasnya.

Seraya menilai sangat berat tanggung jawab ulama dan para imam shalat Jumat dalam kondisi masyarakat sekarang, Ahmadinejad menuturkan, “Kita harus bergerak dalam batasan transformasi global dan menjawab kebutuhan-kebutuhan umat manusia.”

Menurut Ahmadinejad, shalat Jumat merupakan pilar kedaulatan Islam dan pengatur masyarakat. Ditambahkannya, shalat Jumat adalah sebuah gerakan berkesinambungan dan nilai-nilai Ketuhanan tidak mungkin ditegakkan tanpa menghidupkan shalat Jumat. []irib/dni