Komjen Pol Nanan Soekarna Calon Kuat Kapolri (foto:jawapos.co.id)

HMINEWS.COM- Oktober 2010 masa jabatan Kapolri Bambang Hendarso Danuri (BHD) segera berakhir. Komjen Nanan Soekarna salah satu calon Kapolri yang paling dijagokan, pasalnya Nanan dapat diterima oleh semua angkatan yang ada di Polri baik senior maupun junior. Tapi keputusan ada di tangan presiden SBY.

Berdasarkan Sumber INILAH.COM yang dilangsir pada tanggal 8 September 2010 menyebutkan Kapolri ternyata hanya menyodorkan dua kandidat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yakni Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri Irjen Imam Sudjarwo dan Kapolda Sumatra Utara Irjen Oegroseno. Kabar ini  jelas sangat mengejutkan bahkan terkesan dipaksakan karena Imam Sudjarwo dan Oegroseno baru berpangkat bintang dua. Sedangkan Nanan telah bintang tiga dan lulusan terbaik angkatan 78 peraih bintang Adhi Makayasa.

Sebelumya pada Awal bulan ini, Kepala Divisi Hubungan masyarakat Mabes Polri Brigjen Iskandar Hasan pernah menyebutkan kalau Kapolri akan mengajukan dua-tiga nama Calon yang akan diajukan ke Presiden, dimana calon tersebut  berpangkat bintang tiga dan dua. Sebelumnya, Komisi Kepolisian Nasional (kompolnas) telah memproses dan mengusulkan delapan kandidat.

Nama-nama delapan kandidat itu telah disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna diverifikasi rekam jejaknya oleh lembaga antikorupsi itu. Kompolnas juga menyampaikan hal serupa kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Kuat dugaan kalau Mabes Polri  mendapatkan tekanan hebat sehingga mencoret Nanan dari daftar. Padahal, Nanan disebut-sebut paling didukung oleh kalangan internal Polri. Nanan didukung karena dinilai mampu menjaga netralitas Polri dan tak bisa ditekan oleh parpol tertentu. Nanan dapat diterima oleh semua angkatan yang ada di Polri baik senior maupun junior.

Nanan juga memiliki rekam jejak yang tak diragukan lagi saat menjadi Kapolda Kalimantan Barat dan Sumatera Utara. Ketika bertugas di Sumut, Nanan bahkan meminta seluruh polisi memakai pin yang bertuliskan anti-KKN. Adapun Imam Sudjarwo disebut sebagai titipan Istana Negara, sebentar lagi akan dinaikkan pangkatnya menjadi Komjen Pol.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI menyebutkan Calon Kapolri adalah Perwira Tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia yang masih aktif dengan memperhatikan jenjang kepangkatan dan karir (pasal 11 (6).  Semua kembali pada selera SBY dalam menentukan Calon Kapolri ke depan.[] inilah.com/dni