Presiden Pastikan Evaluasi Lima Menteri

HMINEWS.COM- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memastikan akan mengevaluasi secara khusus setidaknya lima menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II. Kepastian itu disampaikan Ketua DPP Partai Demokrat, Achsanul Qosasih.

“Evaluasi itu pasti dilakukan. Presiden Yudhoyono kan sudah mengatakan akan melakukan evaluasi tiap tahun. Jadi evaluasi itu pasti, paling tidak ada lima menteri yang dievaluasi,” kata Achsanul di Gedung DPR di Jakarta, Selasa (21/9).

Hasil evaluasi terhadap menteri itu, menurut dia, bisa berupa reshuffle atau catatan bagi para menteri untuk meningkatkan kinerjanya. “Semua itu nanti tergantung dari Presiden. Selama hampir setahun ini, kelima menteri itu tidak menunjukkan kinerja yang memuaskan ke masyarakat,” ujarnya.

Kelima menteri itu adalah Menteri ESDM Darwin Zahidy Saleh, Menteri Perhubungan Fredy Numberi yang keduanya adalah dari Partai Demokrat. Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring dari PKS, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar dari PAN dan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto. “Dua menteri yang berasal dari Partai Demokrat sebelumnya dirumorkan terlibat skandal asmara, meski kemudian dibantah oleh keduanya,” ujar Achsanul.

Wakil Ketua Komisi XI DPR ini juga menjelaskan, tidak hanya lima pos itu saja yang akan dievaluasi oleh Presiden SBY. “Tidak hanya gara-gara itu direshuffle, semua menteri juga perlu dievaluasi. Tidak ada yang istimewa, semuanya pasti dievaluasi. Tetapi memang ada menteri yang harus lebih dicermati evaluasinya,” tuturnya.

Sebelumnya, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Melani Leimena Suharli menyatakan, evaluasi kabinet pasti dilakukan oleh presiden. Salah satu bahan yang akan jadi pertimbangan adalah berkaitan dengan moral dan kesusilaan. Dua hal ini disampaikan Presiden Yudhoyono saat memberikan pengarahan kepada anggota legislatif dan pimpinan Partai Demokrat di Cikeas.[]Republika/dni