HMINEWS.COM- Duduk satu meja dan mejadi pembicara bersama dalam acara seminar, membuat Wakil ketua DPR, Priyo Budi santoso takjub dan kagum atas Paparan Prabowo Subianto yang lantang saat seminar pertanahan. Tanpa malu-malu Priyo menyebut Prabowo pemimpin masa depan.

“Pak Prabowo ini tokoh pontensial, calon pemimpin ke depan,” kata Priyo membuka paparannya di Seminar bertajuk ‘Tanah Untuk Rakyat’ di Hotel Le Meredien, Jl Sudirman, Jaksel, Rabu (29/9/2010).

Prabowo Pengganti SBY, Kata Priyo! Setuju Ngak Bro!

Priyo tidak hanya memuji kecerdasan Prabowo, namun  Politisi Golkar itu yang juga alumni HMI  memberi syarat kalau Prabowo mau maju kembali dalam Pilpres mendatang.  Mendengar pujian tersebut, Prabowo hanya tersenyum manis.

Untuk bisa menjadi  presiden ada syaratnya kata Priyo, yaitu  bagaimana partai  Gerindra harus lolos threshold yang kami (DPR) tetapkan,” ujar Priyo  yang disambut tawa para hadirin.

Dalam acara seminar tersebut, dengan suara lantang, Prabowo mengkritik penerapan demokrasi di Indonesia. Dimana demokrasi lewat pemilihan langsung seperti Pemilukada sudah dibajak oleh uang, sehingga sistemnya perlu diubah, tegas Prabowo

Bagaimana memilih pemimpin kalau masih ada Money Politics. Demokrasi telah dibajak oleh pemodal,  uang telah membunuh demokrasi kita,” kata Prabowo.[]qian

Paparan Prabowo Subianto yang lantang saat seminar pertanahan membawa decak kagum dari para peserta. Tak terkecuali Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, yang menyebut Prabowo sebagai calon pemimpin masa depan.

“Pak Prabowo ini tokoh pontensial, calon pemimpin ke depan,” kata Priyo membuka paparannya di Seminar bertajuk ‘Tanah Untuk Rakyat’ di Hotel Le Meredien, Jl Sudirman, Jaksel, Rabu (29/9/2010).

Mendengar pernyataan Priyo, Prabowo hanya tersenyum. Namun, Priyo tidak hanya memuji Prabowo. Politisi Golkar itu juga memberi syarat kalau Prabowo mau maju kembali dalam Pilpres mendatang.

“Syaratnya, Gerindra harus lolos threshold yang kami (DPR) tetapkan,” kata Priyo kepada Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu yang disambut tawa.

Sebelumnya, dengan suara lantang, Prabowo mengkritik penerapan demokrasi di Indonesia. Menurut Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ini, demokrasi lewat pemilihan langsung seperti Pemilukada sudah dibajak oleh uang, sehingga sistemnya perlu diubah.

“Ubah sistem pemilihan sehingga mengurangi dampak intervensi money politics. Bagaimana memilih pemimpin kalau masih seperti itu. Demokrasi dibajak oleh berkuasanya modal, berkuasanya uang,” kata Prabowo yang mengenakan safari coklat khasnya itu.