HMINEWS.COM, ISRAEL– Tindakan Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang mengizinkan pendirian masjid di dekat bekas reruntuhan WTC dan menolak pembangunan permukiman Yahudi disisi lain, membuat para demonstran di Israel menudingnya tidak adil.

Para pengunjukrasa memprotes atas berakhirnya rencana pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat pada 26 September kemarin serta meminta ketegasan Presiden AS Barack Obama. Menurut mereka, mengapa umat Islam diperblehkan membangun masjid di bekas reruntuhan atau yang terkenal dengan Ground Zero. Sedangkan kaum Yahudi tidak diperbolehkan permukiman mereka sendiri.

Obam sangat mendukung pembangunan masjid yang belakangan menimbulkan kontrovesi di Manhattan tersebut. Sementara, disisi lain Obama seperti melawan pembangunan permukinan, yang jika nanti jadi dibangun akan beralih nama menjadi Judea dan Samaria. [OMG]