Anggota Komisi III DPR Ahmad Yani (foto : mediaindonesia.com)

HMINEWS.COM- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta untuk  mempertimbangkan unsur senioritas dan pengalaman terhadap  calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia yang akan diajukan ke DPR.

Demikian dikatakan anggota Komisi III DPR Ahmad Yani terkait bursa pengganti Jenderal Bambang Hendarso Danuri, Selasa (21/9)

Menurut Yani bahwa  dua syarat itu penting untuk menjaga kesolidan dan mencegah keratakan di antara sesama perwira Polri dimana faktor angkatan menjadi sangat penting untuk diperhatikan.

“Ini juga untuk menghindari tidak ada gap psikokologis di antara mereka. Selain itu juga harus orang yang memiliki pengalaman panjang di Kepolisian. Supaya (saat memimpin) dia sudah memiliki pengalaman yang holistik,” ujar Ahmad Yani

Sedangkan, untuk nama Komjen Imam Sudjarwo yang disebut-sebut sebagai calon kuat Kapolri, Ahmad Yani mengisyaratkan akan menolak. Karena dia tidak ingin Imam Sudjarwo yang baru kemarin resmi menyandang bintang tiga-tiga ujug-ujug diangkat jadi Kapolri.

“Imam Sudjarwo harusnya dimatangkan dulu. Dia jadi Kabareskrim atau Wakapolri, baru dicalonkan jadi Kapolri. Makanya Presiden harus arif dalam menentukannnya. Supaya tidak ada gonjang-ganjing,” kata Yani.[]jpnn/dni