Ketua DPP Partai Golkar Ade Komarudin. (foto:tribunnews.com)

HMINEWS.COM- Ancaman reshuffle kabinet yang gencar dihembuskan politisi Partai Demokrat terus menghantui para menteri yang berasal dari partai-partai koalisi pendukung pemerintah yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan (Setgab). Namun tidak dengan partai Golkar. Pasalnya partai pendukung pemerintah ini tak mau menanggapi secara  berlebihan  ancaman reshuffle kabinet tersebut. Malah Partai Golkar sangat berkeyakinan, isu tersebut muncul karena permasalahan di internal Demokrat.

Ketua DPP Golkar, Ade Komarudin mengatakan bahwa soal reshuffle adalah masalah internal PD, bukan masalah Golkar.

Pada dasarnya Golkar tidak punya  hak untuk memberbicara wacana yang belum konkret seperti reshuffle. Apalagi, Presiden SBY, yang juga ketua Setgab, belum membicarakan adanya reshuffle kabinet sebagai kelanjutan evaluasi menteri. kata Ade di sela-sela rapat Setgab Koalisi di kantor Setgab, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta, Selasa (21/9/2010).

Ade bahkan menuding Demokrat sok tahu, bukankah yang tahu cuma SBY. Kok ada politisi Demokrat yang tahu reshuffle ya,” papar Ade.

Ade juga tak mau menyampaikan persiapan Golkar jika ada reshuffle kabinet. Golkar memilih aman menunggu keputusan SBY.

“Analisa saya mengatakan kalau urusan reshuffle itu muncul dari Pak Mubarok dan politisi Demokrat lainnya dimana  itu merupakan masalah internal PD, Golkar tidak ada urusannya dengan reshuffle, biarkan itu menjadi  hak prerogatifnya  Presiden,” kata Ade.[] detik/ham