Mamuju, HMINEWS- Wilayah di Sulawesi Barat (Sulbar) diusulkan menjadi alternatif Ibu Kota Negara menggantikan Jakarta. Pasalnya, provinsi termuda di Tanah Air itu dinilai secara geografis berada di poros tengah nusantara.

“Dari sisi geografis, Sulbar paling ideal sebab berada di tengah sehingga semua wilayah nusantara akan makin dekat dari Ibu Kota,” kata Ketua Umum Kadinda (Kamar Dagang dan Industri Daerah) Sulbar Harrywarganegara, Rabu (15/9)

Menurut Harry, posisi strategis lainnya Sulbar persis berada di Selat Makassar yang dapat menghubungkan Indonesia dengan berbagai negara industri seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Hongkong.

Dia mengatakan bahwa untuk mencari pengganti Jakarta, sebaiknya pemerintah tidak hanya berfokus ke Kawasan Barat Indonesia, sebab masih banyak kota-kota dan wilayah di Indonesia bagian tengah yang strategis dijadikan alternatif.

“Sebaiknya dicari wilayah-wilayah yang masih dalam tahap membangun. Supaya ada pemerataan ke wilayah-wilayah itu seperti Sulbar yang mempunyai Ibu Kota Mamuju,” tegas Harry.

Dari jumlah penduduk, Jakarta terbesar keempat dunia, mencapai 10 juta jiwa pada malam hari menjejali lahan hanya seluas 661,52 kilometer persegi.

Dari sisi wilayah metropolitan (Jabotabek), kota ini berpenduduk sekitar 23 juta jiwa dan merupakan metropolitan terbesar di Indonesia atau urutan keenam dunia.

Selain itu, Harry mengatakan, kian carut-marutnya wajah Ibukota membuktikan pembangunan industri di daerah tidak berjalan dengan baik.

“Ini disebabkan daya saing daerah sangat lemah, sementara Jakarta tidak ada saingannya. Rata-rata industri baru dibangun di sekitar Jakarta,” tambah Harry. [] tvone/lk