Pilh Pak, jangan meneng wae!

HMINEWS.COM- Sekarang bulan Oktober, Kapolri Bambang Hendarso Dahuri (BHD) rencananya bulan ini sudah memasuki masa pensiun. Nama-nama Calon Kapolri hingga saat ini belum diputuskan SBY untuk diserahkan kepada DPR.  Lalu siapa yang dipilih SBY, kok lama banget pak.

Kabarnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dihadapkan pada kebingungagan serta dilema dalam mengajukan nama calon Kapolri ke DPR, pasalnya SBY dihapakan pada 2 nama  yaitu  Komjen Pol Nanan Soekarna dan Komjen Pol Imam Sudjarwo. “Binggung lho SBY”

Menurut Nasir Jamil, Anggota Komisi III DPR sebenarnya dalam Undang-undang,  Presiden SBY bisa mengajukan satu atau dua nama. Tetapi katany,  jika hanya memilih satu, Presiden dihadapkan pada pilihan yang sulit.

Kok bisa, iya bisa dunk, alasanya karena “di satu sisi kalau dia nanti menunjuk Imam Sudjarwo, dia dihadapkan dengan kompromi nantinya, terus Nanan akan diposisikan di mana. Apa Nanan menjadi wakil,” tutur Nasir saat berbincang dengan okezone, Kamis (30/9/2010).

Saat ini Nanan ketiban sial. Dia kan disodorkan oleh BHD (Kapolri/Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri), merekomendasikan dia. Tapi dengan citra kepolisian yang akhir-akhir ini kurang baik, akhirnya berpengaruh terhadap Nanan. Presiden perlu mencari alternatif lain,” ucap politisi dari Fraksi PKS ini.

Nasir menyarankan sebaiknya presiden mengirimkan dua nama, dan percayakan sepenuhnya ke DPR, siapa yang cocok menduduki posisi Trunojoyo 1. Feeling saya, lebih baik (Presiden) mengirim dua nama dan diuji saja siapa yang layak. Tinggal nanti parpol menilai siapa yang layak,” kata Nasir.[]okz/dni