Lempar Batu, Sembunyi Tangan! Jaksa Agung Macam Apa Ini?

HMINEWS.COM- Pernyataan Jaksa Agung, Hendarman Supandji agar polemik soal Jaksa Agung penggantinya diakhiri, dinilai banyak kalangan tidak tepat.  Justru Hendarman  yang dinilai memulai polemik dengan menyiapkan 8 calon Jaksa Agung dari internal.

“Ya jelas dia yang mulai. Orang menganggapnya menjadi serius nama-nama itu karena disebutkan beberapa hari setelah SBY bilang tidak tertutup calon dari luar,” demikian dikatakan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Andalas, Saldi Isra, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (22/9/2010).

Sebelumnya, Hendarman menyatakan tidak pernah mengajukan nama calon Jaksa Agung kepada Presiden. Adapun kedelapan nama yang beredar tersebut adalah nama-nama yang akan disiapkan jika suatu saat nanti Presiden SBY memintanya.

“lha yang diketahui publik dari pemberitaan media, (polemik) itu kan dari mulut Pak Hendarman,” kata Saldi.

Gerakan 8 ribuan jaksa dari Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) yang meminta Presiden memilih Jaksa Agung dari internal siapa yang bicara kalau bukan Hendarman, dimana hal tersebut sangat  memperkuat tindakan Hendarman yang menyiapkan 8 nama calon Jaksa Agung karier itu, ujar Saldi

Dari substansinya jelas, skenario dari internal kejaksaan. Banyak yang nyaman kalau Jaksa Agung dari internal. Nyaman secara pergaulan dan salin memahami, karena kalau ada Jaksa Agung dari luar dikhawatirkan melakukan reformasi internal, dan kalangan elite Kejagung,” imbuhnya.

Sebelumnya pada Selasa 21 September,Hendarman meminta publik mengakhiri polemik calon penggantinya. “Saya mohon akhiri polemik itu, dimana hal  itu merupakan hak prerogatif Presiden. Tutup buku. Bapak Presiden sudah banyak masukan baik calon dari dalam maupun luar,” ujar Hendarman.

Hendarman juga pernah menyatakan kalau dirinya telah memiliki 8 nama kandidat pengganti dirinya dari internal Kejaksaan. Mereka adalah Wakil Jaksa Agung Darmono, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Amari, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Hamzah Tadja, Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Marwan Effendy, Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kamal Sofyan, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Edwin P Situmorang, Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan (Jambin) Iskamto, dan Koordinator Staf Ahli Jaksa Agung Zulkarnaen.[]detik/dni