Jakob Oetama: Kepekaan dan Semangat Jurnalisme Tidak Boleh Mati

HMINEWS.COM- Seiring dengan makin berkembangnya kemajuan Pers  yang terus dibayangi dengan makin  meningkatnya ancaman terhadap profesi wartawan di Indonesia bahkan ada wartawan yang tewas dalam tugasnya menjadi keprihatinan tersendiri bagi tokoh tokoh pers, namun kepekaan dan semangat jurnalisme tidak boleh mati.

Dalam jurnalisme ada hal yang saya pahami harus terus hidup, yakni kepekaan dan semangat berjurnalisme yang bermakna. Kita, pers, harus selalu peka menanggapi berbagai hal, dan bersemangat menyebarkan kebenaran publik,” ujar pendiri dan pemimpin bisnis Kompas Gramedia (KG) itu dalam halal bil halal di Dewan Pers, Jakarta, Kamis (23/9/2010)

Selain itu, pers harus memberi semangat kepada masyarakat bahwa kebenaran senantiasa ada. “Sekalipun makna kebenaran ini harus didapat dengan susah payah. Pers harus mencerminkan bahwa kebenaran bagi rakyat senantiasa ada. Ini pula makna pers dalam demokrasi,” kata Jakob Oetama.

Pers juga tidak boleh mengenal kata lelah, karena masyarakat senantiasa menantikan kebenaran dari pers, Oleh karena itu, ia menilai, pers identik dengan komunitas yang bersemangat dan terus menggugah kemajuan di masyarakat. kata Ketua Dewan Pengawas Yayasan Pendidikan Multimedia Adinegoro yang menaungi Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS).

Acara halah bi halal ini  di hadiri Ketua Dewan Pers, Bagir Manan, serta para tokoh pers nasional, antara lain Rosihan Anwar, Atmaksumah Astraatmadja, Leo Batubara, Wina Armada, Zulfiani Lubis dan Margiono.[]ant/ham