Arsep Pajario, Wartawan Sriwijaya Post (Foto :Facebook/vivanews)

HMINEWS.COM- Setelah melakukan pendalaman yang cukup intensif, akhirnya Polisi berhasil menangkap tersangka pembunuhan wartawan Sriwijaya Post, Asep Pajario. Tersangka bernama Stevi Andila Panjaitan alias Stevi.

Stevi yang masih berumur 19 tahun  adalah seorang mahasiswa dimana pelaku beralamat di Komplek PTPN Betung. Demikian keterangan tertulis Divisi Humas Mabes Polri yang diterima wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa 21 September 2010.

Berdasarkan keterangan tertulis Divisi Humas Polri, bahwa kronologi pembunuhan bermula saat pria itu berkunjung ke rumah Arsep di komplek Citra Dago Blok D9 Sukarame, Palembang. Di rumah itu, Arsep meminta pelaku untuk melakukan hubungan sex menyimpang. Namun ajakan tersebut ditolak Stevi, sehingga terjadi cekcok mulut antara keduanya.

Setelah terjadi cekcok mulut, Stevi langsung memiting korban dari belakang dan menyeretnya ke ruang depan sampai Asrep terjatuh. Kemudian Stevi menindih dan mencekik Arsep. Setelah korban tidak bergerak dan dipastikan sudah meninggal Stevi meletakkan korban di kamar.

Stevi pun kemudian mengambil barang milik Asrep berupa telepon selular sebelum melarikan diri. Untuk menghilangkan jejak, Stevi memasukkan motor Asrep ke dalam rumah dan kemudian mengunci pintu sebelum melarikan diri. Dari tangan Stevi, kepolisian mengamankan sebuah telepon seluler merk Nokia milik Arsep yang dicurinya.

Sebagaimana yang diberikatakan, Wartawan Sriwijaya Post Arsep Pajario (40) ditemukan tewas di rumahnya, Komplek Citra Dago Blok D No 9, Jalan S Suparman, Sukajaya, Sukarami, Palembang, Jumat 17 September 2010. Seperti dilansir Sriwijaya Post, Arsep ditemukan, Jumat pukul 14.00 dengan kondisi membusuk. Kemungkinan dia dibunuh tiga hari setelah ditemukan.VIVA/qian