HMINEWS.COM- Terdapat 1.460 kasus lalu lintas selama berlangsungnya Operasi Ketupat 2010. diantaranya sebanyak 328 orang dipastikan meninggal, korban luka berat sebanyak 438 orang, luka ringan sebanyak 892 orang dan kerugian material akbat kecelakaan lalu lintas sebesar Rp6,349 miliar.

“Jumlah angka kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat sebanyak 1.460 kasus, dengan korban tewas sebanyak 328 orang, korban luka berat sebanyak 438 orang, luka ringan sebanyak 892 orang dan kerugian material akbat kecelakaan lalu lintas sebesar Rp6,349 miliar.” demikian dikatakan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigjen Pol Iskandar Hasan, seperti yang diwartakan antaranews, Senin (20/09)

“Pelanggaran lalu lintas yang terjadi selama operasi ini sebanyak 36.962 kali, yang ditilang sebanyak 31.582 kasus dan pembinaan sebanyak 5.377 kasus,” katanya.

Iskandar mengatakan, untuk tindak kejahatan yang terjadi sebanyak 3.503 kasus, dengan jenis kejahatan konvensional sebanyak 2.551 kasus dan yang lain-lain sebanyak 665 kasus.

Polri mengerahkan 89.521 personel pada Operasi Ketupat 2010 dengan 2.592 pos pengamanan di seluruh Indonesia digelar pada 3-18 September.

Posko pengamanan berdiri pada titik yang memiliki potensi kerawanan kecelakaan lalu lintas dan kriminalitas.

Iskandar menyatakan pada operasi kali ini, sesuai dinamika di lapangan ada enam polda yang melakukan penambahan khusus personel dari brigade mobil, di luar kekuatan personel yang ada pada masing-masing polda pada daerah-daerah kerawanan yang cukup tinggi.

Polda yang menggunakan personel brimob antara 50 hingga 60 personel adalah Lampung, Banten, Metro Jaya, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah.[]ant/rima