Kapolda Metro Jaya, Irjen (Pol) Timur Pradopo (Foto : tribunnews.com)

HMINEWS.COM- Polda Metro Jaya sudah mengidentifikasi pelaku penusukan Sintua Hasian Sihombing dan penganiayaan terhadap Pendeta Luspida Simanjuntak. Polisi berharap kasus tersebut bisa segera terungkap.

“Pelaku sudah teridentifikasi. Mudah-mudahan bisa segera terungkap,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Timur Pradopo di Mapolres Bekasi, Senin (13/9/). Kapolda menjelaskan, polisi sudah meminta keterangan sembilan saksi dan saat ini petugas di lapangan sedang melakukan pendalaman. “Dari saksi-saksi itu, kami mengamankan satu orang sebagai saksi,” kata Kapolda.

Soal pernyataannya yang menyebut penusukan terhadap pemuka HKBP Pondok Timur Indah, Bekasi, sebagai kasus kriminal murni, Kapolda mengatakan, fakta di lapangan memang seperti itu. Kejadian berada di luar tempat beribadah. “Bicara fakta di lapangan, di luar tempat beribadah,” ucap Kapolda.

Oleh sebab itu, Kapolda mengajak masyarakat bersama polisi untuk fokus agar kasusnya bisa terungkap. “Sebaiknya kita fokus,” pintanya.

Kapolda juga meminta kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk memperjelas izin pemberian tempat ibadah bagi jemaat HKBP Pondok Timur Indah. “Izin Pemkot harus jelas supaya tugas kepolisian tidak terlalu berat,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Imam Sugianto memaparkan, dua orang yang sempat ditangkap oleh polisi harus dilepas karena terbukti tidak terlibat dalam kasus penusukan. “Mereka dilepas karena senjata tajam yang dibawa itu adalah pisau dapur. Mereka yang bekerja sebagai karyawan itu disuruh oleh atasannya membeli pisau dapur di pasar,” ungkap Kapolres.[]rima/dni