Demonstrasi menolak pembakaran Alquran (foto :republika.co.id)

HMINEWS.COM- CHICAGO- Biadab, Aksi pembakaran Alquran kembali terjadi. Kali ini berlangsung di Chicago. Pihak kepolisian setempat tengah melakukan investigasi guna mengetahui pelaku aksi pembakaran Alquran yang terjadi tak jauh dari Islamic Center Chicago.

Aksi pembakaran itu diketahui setelah sejumlah remaja menemukan buku terbakar ketika berjalan menuju gedung Islamic Center. Saat mengetahui Alquran tergeletak dalam kondisi hangus, remaja itu segera membawanya ke dalam gedung. “Kami telah menjadi korban, itu sudah pasti,” ungkap Direktur Islamic Center Chicago, Kaiseruddin seperti dikutip dari stltoday.com, Kamis (16/9).

Dia menyayangkan aksi pembakaran itu. Menurut dia, pembakaran Alquran merupakan penanda ketiadaan rasa penghargaan terhadap muslim. “Kami tidak pernah menaruh Alquran di lantai,” imbuhnya. Kaiserudin mengatakan sedari awal pihaknya selalu mengatakan kepada anak-anak untuk senantiasa menghormati Alquran dan membacanya. Setiap kali selesai membaca, cerita dia, anak-anak selalu mencium dan menaruh ditempat yang seharusnya.

Kaiserudduin, yang telah bekerja di Islamic Center selama 30 tahun mengaku salinan Quran yang dibakar bukan berasal dari Islamic Center. Dia juga tidak ingat ada seseorang yang berusaha menodai salian Alquran. Namun dia percaya, aksi pembakaran ini merupakan bentuk pemenuhan ajakan Pastor Terry Jones. []republika/ham