Besok, Jemaah-naqsabandiyah Padang Sholat Ied Lebih Awal (foto: vidoemo.com)

Padang, HMINEWS.COM- Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Kota Padang selalu berbeda dengan jemaah muslim lainnya dalam menentukan 1 Syawal, dimana setiap tahun jemaah Naqsabandiyah Padang  selalu lebih awal  merayakan Idul Fitri dibanding dengan yang akan ditetapkan pemerintah. Mereka juga merayakan puasa lebih awal.

Menurut Syafri Malin Mudo, 80 tahun, guru Tarekat Naqsabandiyah mengatakan kalau  hari ini mereka telah mempersiapkan diri untuk Idul Fitri besok. “Nanti malam (malam ini) takbiran Idul Fitri akan di mulai di mesjid dan musala Naqsabandiyah setelah salat Isa berjemaah,” kata Syafri Malin Mudo,  di Surau Baitul Makmur, Pauh, Kota Padang  Selasa (7/9).

Syafri menilai ajaran Naqsabandiyah adalah tarikat atau suluk yang telah lama ada di Minangkabau diman tarekat ini juga disebut ‘nan ka Sabandy’. Aliran ini mengambil ajaran mahzab Syafei, salah seorang murid Nabi Muhammad SAW.

Ajaran tarikat Naqsabandiyah masuk ke Sumatra Barat pada 1808. Ajaran ini dibawa Syech M. Tayib ke Piai, Kecamatan Pauh setelah berguru ke Mekah.

Di Kota Padang ada sekitar 50 surau dan musala Naqsabandiyah dengan masing-masing jamaah sekitar 200 orang. Diperkirakan jumlah pengikut tarekat ini seribu orang yang sebagian berusia tua.

“Naqsabandiyah menyatakan Idul Fitri tahun ini sudah masuk Rabu karena berdasarkan hisab Munjid yang ditentukan para guru Naqsabandiyah sekali 5 tahun yaitu berdasarkan almanak metode hiasab Munjid 1 Syawal bertepatan dengan Rabu, 8 September 2010,” katanya. []Tempointeraktif/qian