Jakarta, HMINEWS.com – Pelecehan seksual telah dilakukan terhadap salah seorang siswi anggota Paskibraka DKI Jakarta berinisial S. Ia berkali-kali diminta lari telanjang dari kamar mandi ke kamar tidur selama Orientasi Kepaskibrakaan (OKA) pada 2-6 Juli lalu.

Ilustrasi: Paskibra

Berita pelecehan seksual tersebut ramai setelah orangtua korban mendatangi pemusatan pelatihan pengibaran di gedung Perpustakaan Nasional Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (16/8/2010).

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (17/8/2010) mengatakan telah mengetahui hal tersebut. Anehnya Tim investasi internal Purna Paskibraka Indonesia (PPI) DKI Jakarta belum bisa memastikan kebenaran informasi mengenai pelecehan seksual terhadap anggota Paskibraka Provinsi DKI Jakarta tersebut. Menurutnya, Tim investigasi masih mengumpulkan data mengenai kejadian tersebut dan akan melaporkannya sebelum 25 Agustus.

Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi PPI DKI Jakarta, Yosse Yuliandra membantah isu tersebut. “Tidak benar jika terjadi berkali-kali. Kami tegaskan pula bahwa barak kamar mandi dan barak tidur itu berada dalam satu barak tertutup dan di situ hanya ada anggota perempuan, terpisah dari barak laki-laki,” tegas Yosse Yuliandra, Selasa (17/8/2010) siang di Jakarta. [] lk, nm