Qatar, HMINEWS.COM-  Mendampingi Ketua Umum PB HMI melakukan perjalanan ke Iran cukup membuat HMINEWS merasa istimewa karena mendapatkan pengalaman baru. Bukan hanya pengalaman baru melakukan perjalanan ke luar negeri, melainkan juga pengalaman baru merasakan suasana bulan Ramadhan dalam perjalanan menuju Timur Tengah menggunakan maskapai udara Qatar Airlines yang tidak lain adalah milik Qatar.

Pramugari Qatar Airways

Meski dalam Fiqih jarak perjalanan Indonesia-Timur Tengah adalah jarak yang bisa dijadikan alasan untuk membatalkan puasa, namun rombongan PB HMI memilih untuk tetap berpuasa karena perjalanan tersebut tidak banyak mengeluarkan energi yang memaksa kita untuk tidak puasa.

Untuk menuju ke Tehran menggunakan Qatar Airlines, kami harus transit terlebih dahulu selama 12 jam di Doha, Qatar. Perjalanan Jakarta-Qatar sendiri ditempuh dalam waktu 8 jam penerbangan dini hari yang sama sekali tidak memberatkan bagi orang yang puasa.  Kami berangkat dari Jakarta pukul 01.00 dini hari dan sampai di Qatar pukul 05.00 waktu setempat (atau pukul 09.00 WIB).

Ada suasana yang khas yang kami rasakan dalam ruangan pesawat Qatar Airlines di bulan Ramadhan ini. Berbeda dengan beberapa maskapai lain yang bukan berasal dari Negara Muslim, Qatar Airlines menyediakan menu makanan dua kali, yaitu menu untuk makan malam dan makan sahur. Menu makanan pertama disajikan beberapa saat setelah pesawat take off dari Jakarta dan menu makanan kedua disajikan pada saat waktu sahur.

Yang lebih menarik lagi, meskipun kebanyakan penumpang Qatar Airlines kebanyakan penumpangnya bule yang transit menuju Eropa dan Amerika, suasana Ramadhan masih sangat terasa. Menjelang datangnya waktu imsak, sang Pilot menyempatkan diri memberikan pengumuman melalui loud speaker mengingatkan waktu imsak menjelang. “For those who are fasting today, please stop eating in five minutes,” katanya. “Bagi yang akan puasa hari ini, mohon untuk mengentikan makan dalam waktu lima menit ke depan”, bagitu kira-kira terjemahannya.

Demikian juga ketika kami sampai di bandara internasional Doha, Qatar; para penumpang juga berkali-kali diperingatkan untuk tidak makan ditempat-tempat terbuka demi menghormati umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. So,…kalau jalan-jalan di bulan Ramadhan, pilihlah pesawat yang beragama Islam yach..:). [] lara