HMINEWS.COM-  Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam berunjuk rasa mengecam penangkapan Ketua Majelis Tauhid Abu Bakar Ba’asyir selasa (10/8/10) di Makasar, Sulawesi Selatan.

Pengunjuk rasa dalam orasinya mengecam penangkapan Ust Abu Bakar Ba’asyir oleh tim Densus 88 Mabes Polri Mereka menggelar mimbar bebas dan poster berisi kecaman terhadap polisi di tengah jalan.

Imam El-Haq, Koordinator aksi  mengatakan  Ust  Ba’asyir bukanlah tipe orang yang memiliki banyak uang jadi  tidak mungkin bisa mendanai kegiatan teroris yang memerlukan biaya banyak.  Sebab selama ini kehidupan Ba’asyir sangat sederhana.

Penangkapan Ustadz Ba’asyir merupakan bentukk pengalihan isu dari POLRI, karena sekarang Polri lagi dalam sorotan publik.  ini sebagai pengalihan isu berbagai kasus, seperti rekening gendut para jenderal polisi, kenaikan Tarif Dasar Listrik dan ledakan gas Elpiji, ujar Imam

Aksi yang mendapat pengawalan ketat dari puluhan aparat kepolisian Polsek Tamalate ini berlangsung tertib dan aman.

Hal uang sama juga disampaikan, Muhidin, Wasekjen PB HMI menilai penangkapan Abu Bakar Ba’asyir  adalah bentuk rekayasa SBY melalui Polri untuk melemahkan kekuatan umat islam, dan penangkapan ini juga merupakan pesanan dari Amerika Seikat serta menjadi proyek Densus 88 dalam mencari uang. oleh karena itu PB HMI mengecam  serta mengutuk keras intervensi asing dalam penangkapan Ust Abu Bakar Ba’asyir.

PB HMI meminta Polri untuk segera membebaskan Abu Bakar Bas’syir karena Polri tidak memiliki cukup bukti yang kuat untuk menahan Ust Abu Bakar Ba’asyir, kata Muhidin

Selain itu, mantan Presiden PKS ini juga meminta polisi untuk memberikan hak-hak Ba’asyir sebagai umat muslim, terlebih lagi saat bulan Ramadan, kata Hidayat Nur Wahid,  Selasa (10/8/2010) di Jakarta

Terkait dengan Penangkapan Ust Abu, Hidayat Nur Wahid menilai sangat penyayangkan penangkapan tersebut,  Sebaiknya ada cara yang lebih manusiawi yang bisa dilakukan oleh polisi (saat penangkapan) dengan tidak mencegat di jalan seperti itu. Misalnya dengan mengikuti beliau sampai di tempat tujuannya. Tapi ya sudahlah, faktanya beliau sudah ada di kepolisan sekarang,” kata mantan Ketua MPR ini.

Polri di minta Transparan dalam menjelaskan penangkapan Ust. Abu Bakar Ba’asyir, jangan sampai penangkapan Ust Abu membuat resa masyarakat, kata  Hamzah Haz  Selasa (10/8/2010) usai menjenguk eks Mensos Bachtiar Chamsyah di Rutan Klas I Cipinang, Jalan Bekasi Timur, Jakarta Timur,

Mantan Wapres ini juga mengatakan, Yang jelas zaman saya,  tidak ada ulama yang terlibat terorisme pada waktu saya menjabat menjadi wapres. Yang ditangkap itu yang di luar ulama,” papar Hamzah. [] qian