Keluarga Besar Partai Demokrat

Jakarta, HMINEWS.COM- Diduga carut marutnya komunikasi politik partai demokrat memaksa Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum untuk menginstruksikan seluruh  kadernya untuk bisa menerapkan asketisme politik.  Salah satunya adalah puasa dalam memberikan pernyataan yang bisa disalahpahami semua orang termasuk lawan politik.

Demikian di katakan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dalam buka puasa bersama dengan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono Minggu (22/10) di puri Cikeas, rumah presiden SBY yang juga ketua Dewan Pembina Partai Demokrat di Bogor.

Pernyataan Anas diduga terkait dengan statemen salah satu kader Demokrat, Ruhut Sitompul beberapa waktu lalu yang banyak dipergunjingkan  orang yang bisa merusak citra partai terkait dengan Amandemen UUD 45, khususnya pasal 7 tentang masa jabatan presiden dan wakil presiden.

Hal sama yang juga di sampaikan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono yang meminta semua kadernya untuk sabar dalam menghadapi serangan dan kritikan, Kalau emosi ketemu emosi hasilnya bentrok, kata SBY saat buka puasa bersama dengan kader demokrat di puri Cikeas Bogor.

Menurut SBY, banyaknya serangan yang ditujukan ke demokrat dan kepada saya selaku presiden, kader Demokrat di minta untuk tetap bertindak secara rasional, sehingga bisa mencari solusi atas segala masalah yang dihadapi bangsa.

Partai Demokrat masih memiliki tugas berat yaitu mendukung jalannya pemerintahan hingga 2014. “Partai Demokrat harus dan terus  ikut serta dalam menyukseskan apa yang ingin dicapai sampai 2014,” kata Yudhoyono.[] qian