TKI KU SAYANG, TKI KU MALANG

HMINEWS.COM- Nasib 345 warga negera Indonesia (WNI) di Malaysia di ujung tanduk. Mereka semua terancam hukuman mati. Namun, pemerintah masih terdiam. Padahal yang dihadapi WNI kita keselamatan jiwa mereka. Tolong pemerintah jangan Kerdil dalam urusan ini.

Karena itu Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, memperingatkan pemerintah agar segera mengambil tindakan untuk menyelamatkan warganya yang ada di luar negeri. Pernyataan ini disampaikan Prio  Senin (23/8) di Jakarta.

“Ada 300 sekian WNI yang terancam di negeri orang. Saya meminta perhatian khusus dan warning pemerintah untuk menyelamatkan wibawa yang kita punya,” kata Priyo di Gedung DPR, Jakarta. Tindakan pemerintah akan menunjukkan apakah negara menjamin keselamatan warganya di luar negeri.

Ia pun mengambil contoh Amerika Serikat yang berjuang habis-habisan untuk menyelamatkan warganya. “Amerika itu, untuk menyelamatkan satu orang warganya saja menggunakan pengaruh yang paling tinggi. Bahkan melakukan tekanan. Untuk konteks ini, pemerintah jangan ragu belajar dari negara lain dalam membela negaranya,” kata dia.

“Kali ini, pemerintah agar tidak mengulangi sikap lamban dan sikap yang tidak membanggakan untuk menjamin keselamatan warga negaranya,” ujar Priyo.

Aktivis perempuan dan HAM Fikriyah Rasyidi mengimbau pemerintah jangan diam dan adem ayem atas masalah TKI ini. ”Gagal atasi masalah dan derita TKI, jangan diam dong, sangat menyedihkan.”katanya.[] Rima/ham