Bendera Partai Demokrat

Jakarta, HMINEWS.COM- Koalisi Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia (KOMPPI) yang merupakan gabungan dari beberapa LSM termasuk PB HMI melaporkan dugaan pemerkosaan yang di lakukan ‘Muhammad Nazarudin’, anggota Komisi III DPR RI ke Badan Kehormatan (BK) DPR RI.

Pasalnya ‘Muhammad Nazarudin’ telah diduga melakukan  pelanggaran kode etik yang mencemarkan nama baik DPR RI, demikian salah satu alasan mengapa KOMPPI melakukan hal tersebut ke BK.

Berdasarkan Press Release yang diterima redaksi HMINEWS.COM, menyebutkan kalau laporan tersebut dilaporkan ke BK DPR  Rabu (18/8) dan langsung diterima ketua BK DPR, Gayus Lumbuun di ruang sekretariatan BK DPR, di mana laporan tersebut akan diteruskan sesuai dengan mekanisme yang ada.

“KOMPPI juga mendesak BK DPR untuk segera memeriksa ‘Muhammad Nazarudin’ terkait kasus dugaan pemerkosaan tersebut,” tegas Thohir.

Thohir menambahkan Tidak hanya BK DPR tetapi Partai Demokrat pun harus bertindak tegas pada anggotanya yang melakukan perbuatan yang sangat memalukan serta mencoreng lembaga perwakilan rakyat ini, bukan malah menutupi kasus pemerkosaan tersebut

“Apa Partai demokrat takut menindak Nazarudin karena dia bendahara partai? yang artinya, dia yang memegang dana partai atau dia yang paling bisa mencarikan dana untuk partai? Atau tidak mau bertindak karena dia orang kepercayaan Anas Urbaningrum, sekaligus penyandang dana Ketua umum Partai tersebut,” ujar Thohir

“Kita tunggu ketegasan & keberanian aparat hukum di Indonesia dalam menindak pejabat yang merupakan orang kuat di pusat kekuasaan ini. Kita tunggu keberanian, kearifan & ketegasan presiden SBY yang sekaligus juga ketua dewan Pembina Partai Demokrat, untuk menghilangkan kutu-kutu yang bisa merusak citra partai dan juga bisa merusak citra pemerintahan yang ada saat ini, ” kata Thohir[]dni/nm