Kapolri Jend. Bambang Hendarso Danuri

Jakarta, HMINEWS.COM- Banyaknya kasus yang melanda Polri belakangan ini dan terakhir kasus ‘menghilang’-nya Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD), memicu reaksi dari berbagai kalangan termasuk kalangan Senayan khususnya Fraksi PDI Perjuangan.

Menurut Ketua Fraksi PDIP DPR,  Tjahjo Kumolo sudah waktunya Kapolri diganti, hal ini terkait dengan ketidakhadirannya dalam sertijab dan bisa juga karena adanya ‘tekanan’ dari atas, atau hal lain yang dinilai sudah tidak perform. Bagaimanapun ini fatal,” tegas Tjahjo Kumolo Minggu (15/8/) di Jakarta.

Meski akan memasuki usia pensiun Oktober mendatang, BHD sudah tidak bisa terlalu lama dipertahankan. Oleh karenanya, Tjahjo menambahkan agar Presiden SBY diminta segera mengirimkan usulan nama calon kapolri ke DPR agar diuji kelayakan dan kepatutan.

“Presiden SBY tentunya mempunyai tim khusus untuk mencermati track record perwira Polri, baik bintang dua dan bintang tiga yang pantas jadi kapolri mendatang untuk diusulkan ke DPR,” tegas Sekjen PDIP ini.

Presiden juga sebaiknya hanya mengirimkan satu nama calon kapolri ke DPR. Kalau dalam uji kelayakan dan kepatutan tidak ada calon yang memadai, nama calon akan dikembalikan lagi, dan presiden mengirimkan satu nama lagi. “PDI Perjuangan prinsipnya tidak setuju diadakan mekanisme voting untuk calon kapolri dan panglima TNI,” tegas Tjahyo.

Sementara ini, keberadaan Kapolri masih misterius serta informasi yang diberikan terkait dengan keberadaan Kapolri masih simpang siur, ada yang mengatakan Kapolri sakit, namun ada juga yang mengatakan Kapolri di rumah tapi tidak sakit.

Menurut kabar terakhir yang disampaikan Irwasum, Komjen Pol Nanan Soekarna Kapolri ada di rumah dan hanya mengalami sakit flu biasa, Demikian dikatakan Nanan kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Minggu (15/8), ketika mewakili Kapolri dalam upacara pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.

Nanan menjelaskan, untuk sementara Kapolri tidak bisa hadir dalam acara yang mengharuskan dia berdiri dalam waktu lama. Namun Kapolri kemungkinan akan hadir dalam acara pidato kenegaraan Presiden di DPR dan DPD pada 16 Agustus 2010 mendatang.

Sebelumnya Kapolri sempat menjadi bahan pemberitaan setelah menunda secara mendadak acara pelantikan sejumlah perwira Polri (13/8). Setelah itu, dan sampai saat ini para wartawan serta masyarakat awam  tidak mengetahui tentang keberadaannya. [] qian, nm